Iya. Ini adalah akhir dari ceritaku.
Sebelum ceritaku benar-benar berakhir, aku akan menceritakan lanjutan dari ceritaku kemarin.Ya, tentang Hujan dan prianya.
Aku bisa melihatnya tertawa bahagia dengan lelaki itu. Entah kenapa, hati ini ikut gembira.
Aku sudah sempat berkenalan dan mengobrol banyak dengan kekasih Hujan.
Ia bernama Samudra.
Benar saja, mereka memang cocok. Dari segi nama, kesukaan mereka terhadap sesuatu, dan konsep pikirannya yang nyaris sama. Hebat. Secepat itu Yang Maha Kuasa memberikan Hujan kebahagiaan.
Kali ini ditambah dengan kebahagiaan Matahari dan Pelangi. Mereka berdua akan menikah bulan depan! Dan aku diundang sebagai tamu spesial yang dianggap seperti bagian dari mereka juga. Ah, indahnya.
Bunga-bunga yang dimiliki Hujan tumbuh dengan cantik, bermekaran, dan sangat elok. Aku dapat melihatnya. Ia merawatnya dengan baik. Dan Samudra dapat menyiramnya dengan sempurna.
Baiklah, sepertinya akhir cerita ini memang bahagia.
Aku lumayan suka dengan akhir cerita yang bahagia. Walaupun aku sendiri belum tahu kisah cintaku bagaimana. Aku tidak terlalu memusingkannya.
Untuk saat ini, aku bahagia dengan mereka.
Untuk saat ini, aku akan membiarkan apapun yang menjadi alur kisahku nanti.
"We don't meet people by accident. They are, cross our path for a reason."
Salamku,
Angkasa.
