Chapter 9 ~ Masakkan Athena

145 21 0
                                        

Jakarta, 3 Desember 2014

  Hari ini Athena akan memasak, untuk membuktikan kepada Revan. Athena memasak 'Ikan goreng tepung telur asin' masakan andalannya yang dijamin enak.

  Karena memasak, dia bangun jauh lebih pagi. Saat di dapur dia bertemu dengan mamanya

"Pagi Mam" Sapa Athena

"Pagi Na, kamu tumben bangun pagi?" ujar Mamanya

"mau masak. Biar aku aja yang masak hari ini, mama tidur aja ya!"

"Loh? Kamu ga kesambet kan?"

"Engga ishh, udah mama duduk manis aja di meja makan, biar aku yang masak. Mama pasti capek kan?"

"Capek sih. Mama juga kangen sama papa. Dia pergi keluar kota ga pulang - pulang!"

"Mungkin papa sibuk mam, yaudahlah mam. Papa kan bilang baru balik sebulan lagi." lalu mamanya hanya menghela nafas dan duduk di sofa ruang tamu.

Athena mulai memasak, ia mulai dari memotong bawang bombay, mengeluarkan telur asin dari cangkangnya lalu diiris tipis tipis, lalu mengambil ikan diberi lada garam dia atas ikannya. Lalu setelah beberapa menit ikannya di potong membentuk dadu, kemudian dimasukkan kedalam tepung yang sudah diberi lada dan garam juga.

Setelah 30 menit lebih, Athena akhirnya selesai juga. Setelah selesai lalu dia segera mandi dan bersiap untuk kesekolah.

  Setiba dikelas, Revan sudah duduk manis di depan pintu masuk.

"Athena! Tumben pagi, biasanya ngaret" ejek Revan

"Apaan sih. Gue mah sebenarnya rajin!" lalu Athena segera masuk kedalam kelas dan duduk dikursinya.

Melihat sekelilingnya ternyata Mary sudah datang, Athena langsung menghampiri Mary.

"Mary!!"

"Kenapa na?" tanya Mary

"mau ngelanjut ke universitas mana nanti?"

"belum tau sih, tapi buat jurusannya, gue mau ngambil jurusan akuntasi" jawab Mary

"ohh"

"Lu jadi keluar negeri?" tanya Mary

"Engga kayaknya, gue ga tega ninggalin nyokap sama bokap"

"lu masih mau ngambil jurusan tataboga kan?"

"Iya, tapi manajemen juga boleh, gue juga mau ngambil bisnis sebenernya" ujar Athena

"By the way na, gimana orangtua lu?"

"mereka baik"

"maksud gue, mereka masih-"

"udah jarang berantem. Bokap lagi diluar kota" potong Athena

"gue heran sama nyokap lu. Udah diperlakuin kasar sama bokap lu kok masih tahan ya?"

"Mar, gue males bahas keluarga gue. Bahas yang lain aja ya mar."

"Sorry na, lu tau kan, gue pasti bakalan ada buat lu."

"Thanks, Mar" tiba - tiba Revan masuk kelas lalu memanggil Athena,

"Athena!" ujarnya sambil teriak, kemudian mendekat kearah Athena dan Mary

"jadi masak ga? Gue laper nih" ujarnya pelan sambil berdiri disebelah Athena

"jadi. Bentar napa"

"cepet ya! Gue tunggu"

"Loh na? Lu masakkin si Revan?" tanya Mary, saat Revan sudah menuju bangkunya

"iya dia minta."

"ohh" lalu Mary senyum senyum kearah Athena

Remember WhenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang