Chapter 23 ~ The Broken Pieces

103 5 2
                                        

If you love someone be brave enough to tell them, otherwise be brave enough to watch them loved by someone else.

💖💖💖

Jakarta, 9 Maret 2015

  Setelah pengakuan Athena, mereka tetap berteman seperti biasa. Seakan-akan pengakuan Athena tidak mempengaruhi apa pun. Tetapi itu sangat mempengaruhi Athena.

  Athena bahkan meminta kepada Raffi, untuk bertukar tempat duduk. Revan memang tidak menghindar dari Athena, tapi Athena menghindar dari Revan.
 
  Athena setidaknya merasa bersyukur, daripada ia kehilangan Revan seperti kehilangan Sena. Athena lebih memilih seperti ini. Setidaknya perasaannya tidak mempengaruhi apapun.

Satu bulan lagi akan diadakan ujian nasional, maka dari itu Athena sedang giat-giatnya belajar.

"Athena." panggil Nita yang sedang berjalan masuk ke dalam kelas.

"Iya Nit, kenapa?" tanya Athena tetapi matanya tetap melihat buku.

"Gak ke kantin?"

"Enggak. Gue sibuk."

"Ngomong-ngomong, Revan lagi deket lagi ya sama Raline?"

"Iya kali ya. Gak tau gue." jawab Athena acuh seakan dia tidak peduli pada hubungan Revan dan Raline.

'Itu yang jadi alesan aku gak mau ke kantin Nit.' batin Athena

"Mary sama Asyerra kemana?"

"Kantin kali. Gak tau gue."

"Lu beneran gak mau ke kantin nih?"

"Enggak, Adita Nitalyn."

"Temenin gue aja gimana?"

"Ayo deh." ujar Athena pasrah sambil bangkit dari kursinya.

"Revan sama lu gimana sekarang?"

"Gimana apanya?" tanya Athena sambil menaikkan satu alisnya.

"Hubungan kalian,"

"Tetap teman."

"Bahkan setelah lu ngakuin perasaan lu?" tanya Nita

"Iya, begitulah. Dia gak bakalan suka sama gue, Nit. Karena gue bukan dia."

"Jerk. Gue gak nyangka Revan sebrengsek itu. Dia bahkan sekarang lagi duduk disana berduaan." Nita ingin menghampiri Revan, tetapi tangannya ditahan Athena.

"Jangan Nit. Gue sama dia itu cuma teman. Jadi itu bukan urusan gue."

"Lu lagi terluka kan sekarang?"

"No, I'm not."

"Don't lie. I can see it from your eyes."

"Udah deh, buruan. Mau beli apa? Makan dikelas aja ya?"

"Fine! Gue beli mie ayam aja."

Saat sedang menunggu mie ayam Nita matang, tiba-tiba Revan menghampiri Athena.

"Athena, kita harus bicara."

"Nope."

"Lima menit?"

Remember WhenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang