Delapan tahun, aku kala itu.
Ayah bergegas,
meninggalkan kami lekas-lekas.
Di dipan kayu, adik pulas.
Wajah ibu, pucat pias.
Aku menatap, memelas.Sepuluh tahun berganti.
Ibu tak pulang lagi,
adik tak tahu kemana pergi.
Kujelajahi sepi.Kemarin.
Waktu mempertemukanku denganmu.
Di balik deretan meja dan angka semu.
Kau bawa aku terbang tinggi,
dan hempaskan tubuhku ke Bumi.Sendiri,
kupeluk sunyi.Wonderland, 01 Maret 2017
Julie

KAMU SEDANG MEMBACA
Sepotong Cinta, Selaksa Luka
PoetryBohong jika kau jatuh cinta, dan tidak berdarah. Setidaknya, setiap jatuh akan meninggalkan luka. Puisi, sajak, prosa, coretan yang ingin aku bagi. Nikmatilah!