Tak ada tanya
Tak ada sapa
Kehangatan kita, kini kemana?~~~
Kukecup luka yang menganga
Kau datang taburkan garam di atasnya
Aku memekik kesakitan, kau tertawa~~~
Semilir angin berbisik mesra
"Padanya, kutambatkan cinta
Padanya, kuhantarkan bencana."~~~
Jangan datang dengan terpaksa
Tak ingin aku menjadi beban rasa
Yang tak kau miliki, yang kukira ada~~~
Aku diam-diam menikam hati
Kau tenang-tenang bertapa sunyi
Aku mati, sekali lagi.~~~
Kita beradu mulut di suatu sore
Berteriak, siapa yang paling sakit dengan luka tertoreh.
Aku tertawa, kau sajalah yang punya.
Aku hanya punya resah.~~~
Cinta memelukku dalam diam
Kubalas peluknya dengan tangis kencang
Ia tak sadar, semakin erat pelukannya, semakin dalam pisau di tubuhnya menghujam. Aku terkapar.~~~
Wonderland, Maret 2017
Julie

KAMU SEDANG MEMBACA
Sepotong Cinta, Selaksa Luka
PoetryBohong jika kau jatuh cinta, dan tidak berdarah. Setidaknya, setiap jatuh akan meninggalkan luka. Puisi, sajak, prosa, coretan yang ingin aku bagi. Nikmatilah!