Pt.15

1.4K 119 7
                                        

"A..Ak.. Aku .. mm..aku" Haayoung sangat sangat gugup saat ini . Tatapan tajam Yoongi lah yang menyebabkan ia terus menunduk , berusaha tak menatap Yoongi .

"Hey... tatap aku" ucap Yoongi menaikkan dagu Haayoung dengan jari telunjuknya , hanya saja dengan pelan2 .

"Gwaenchana..." ucap Yoongi yang sekarang tersenyum .

"Oppa .. kau tidak marah?" Ucap Haayoung yang perlahan menatap Yoongi .

"Buat apa aku marah Haayoung-ah .. aku ingin mengajakmu ke suatu tempat , bolehkah?" Ucap Yoongi yang tangannya kali ini berpindah tempat di bahunya Haayoung .

Haayoung hanya bisa mengangguk lalu wajahnya beralih menatap teman temannya yang menonton drama antara Haayoung-Suga .

"Oh ya , mereka nanti aku kasih tau ke oppa nya -- " pembicaraan Yoongi terpotong .

"Jangan!!!" Ucap mereka serentak . Yoongi yang mendengarnya pun terlihat agak kaget .

"Wae?" Tanya Yoongi berusaha terlihat tidak kaget .

"Jangan dibilang , mereka belum tentu seperti mu " ucap Jihan.

Yoongi hanya mengangguk lalu mengandeng tangan Haayoung langsung pergi dari tempat itu . Tidak lupa Yoongi memakaikan masker pada Haayoung yang sekarang wajahnya mudah dikenali dan memang sudah terkenal .
____________________
"Lalu apa yang kita lakukan sekarang disini?" Tanya Yun-Ah sambil melempar batu di tepian sungai .

"Setidaknya punya waktu untuk berpikir bersama dan merenungkan jalan keluar permasalahan ini" ucap Hyolyn .

"Aku masih tidak mengerti sampai saat ini , mengapa Big Hit tidak mengklarifikasi nya secepat mungkin , ini sudah merugikan banyak pihak" kesal Yura dan menggeser home screen hpnya . Ia tidak ingin melihat instagram dan twitter saat ini .

"Iya ... kita tidak bisa berbuat apa apa sampai Big Hit benar benar sudah meng-klarifikasi berita itu . Tapi ingat kan ? belum tentu beritanya ditanggapi baik oleh seluruh kalangan ARMY?" Susul Jihan.

"Tidak adakah sesuatu yang membuat kita lebih baik pada hari ini ? Hari kemarin membosankan, hari ini menyebalkan , maka hari esok kita tinggal merelakan" ucap Yun-Ah cuek .

"Yun-Ah ssi ! Apa maksud mu?" Senggol Hyolyn .

"Jujur saja , sebenarnya kau tau maksudku, Hyolyn . Itu cara terbaik untuk keluar dari masalah ini " jawab Yun-Ah .

"Tidak , tidak . Kita serahkan semua pada Big Hit , mereka harus segera membenarkan berita ini" ucap Jihan.

"Tapi jika itu tidak mempan dan tidak berhasil , aku tak segan - segan memilih jalan itu" ucap Yura .

Jihan menatap Yura sinis .

"Wae eonni ? Aku ini benar .. untuk selamatkan hidup kita , hanya itu jalan yang bisa kita ambil . Jika BTS marah akan hal itu seharusnya dia juga mengerti mengapa kita begitu" ucap Yura makin lelah .

"But , how about--" ucapan Hyolyn terpotong .

"Tidak , jangan membahas itu lagi .. " ucap Yura .

Hyolyn , Yun-Ah , dan Jihan yang melihat maknae nya itu sedang stres hanya bisa terus menenangkannya .
_____________________
Saat mereka sedang menunduk dan melamun seketika sepatu
Adidas , nike , gucci , dan timberland pun berada tepat di depan mereka . Otomatis mereka melihat ke atas .
Benar saja perkiraan mereka , itu adalah Jin , Jimin , Taehyung , dan Jungkook .

Suasana hening ketika itu . Yura memecah keheningan dengan meraih tasnya dibelakang tubuh nya . Diikuti seluruh teman temannya .

"Tiga..." bisik Yura.

"Dua..."

"Satu.."

"Lari!!!!!" Teriak anak empat itu bersamaan .

Mereka seperti sedang bermain kejar kejaran saat ini . Mereka harus berpencar agar tidak mudah ditangkap . Bahkan mereka sendiri tidak tau kemana mereka berlari .

1. Alasan mengapa Jihan tertangkap oleh Taehyung :
...........

Bersambung....
maaf klo pendek
Typo juga mian!!!

Vote and follow author

Thank readers!!!

#ffARMYINA

LFIT 1 - Falling In Love With You Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang