Pt.5

2.8K 215 14
                                        

Sekarang mereka / anak lima itu sedang menikmati ramyeon nya yang terkenal jarang di Jndonesia . Tentu saja mereka menjaga image mereka . Mereka ingin terlihat sempurna , dan sikap mereka sungguh berbalik dari harapan2 mereka.

"Kookie-ah! Letakkan dulu hpmu! " suruh orang yang dikenal dengan nama Suga itu.

Anak lima itu hanya bisa melihat Jungkook yang memang sibuk dengan hpnya .

"Anyyeong!!" Sapa Jimin yang baru duduk di karpet dekat TV itu.

"Siapa ini?" Tanya Jimin dengan senyum yang membuat matanya tidak terlihat .

"Ini tamu yang dibilang PD-nim kemarin" jelas Namjoon.

"Nama kalian siapa?" Tanya Jimin sambil menyenggol pundak Hayoung dengan pundak nya .

"Jimin-ah, mereka adik kita... hilangkanlah sikapmu itu" susul J-hope .

Hayoung yang disenggol hanya bisa tersenyum karena sesungguhnya ia bersyukur walaupun bukan biasnya yang menyenggolnya itu .

"Aku Kang Haa Young"
"Aku Shin Ji Han"
"Aku Kim Yun-Ah"
"Aku Jung Yu Ra"
"Aku Park Hyo Lyn"
Mereka mengenalkan diri mereka lebih tepatnya nama mereka masing - masing .

"Yu Ra ? Sepertinya aku pernah mendengarkan nama itu? " pikir Jimin .

"Kamu pernah ketemu sama Jimin ya ? (Pake b.indo) " tanya Ji Han .

"Yak!! Mana pernah(b.indo)" Teriak Yura dengan nada tinggi sehingga member BTS melihat ke arahnya.

"Bahasa apa yang kalian gunakan? Eoh! (B.korea) " tanya Jimin .

"Alien!" Teriak cuek Yura dan Jihan . Lalu mereka saling bertatapan karena tidak janjian tapi bisa satu hati .

"Aku juga alien , tapi tak mengerti bahasamu!" Jawab Taehyung .

"Beda Planet!" Jawab Jihan dan Yura bersama sama.

Hayoung dan Hyolyn hanya tertawa tipis .

"Aku cuci piring sajah" ucap Yun-Ah menggunakan b.Indonesia .

"Kau menang banyak Yun Ah!"
Ucap Hayoung .

Tanpa menghiraukan nya , Yun Ah berjalan menuju bak cuci piring di dapur yang terbilang kecil itu .
Namun saat di perjalanan menuju bak cuci itu , seseorang keluar dari kamar yang terbilang berantakan itu .

Yun-Ah meliriknya dengan tatapan masih tidak percaya ..
Sumpah demi apapun jantung dia serasa mau copot .

"Kau.. ko..koo..kook..kie
Kookie -ah!!!" Kaget Yun-Ah

"Kookie oppa!!" Teriaknya .

Kalian tau kan , Jungkook paling ngak suka dipanggil oppa ?

Jungkook yang melihatnya hanya sekejap dan memakai headset nya kembali.

"Sumpah demi apapun, sombong sekali orang itu heoh?!" Yun-Ah melihat biasnya itu sampai punggung nya sudah tidak terlihat lagi .
_____________________
Yura dan Hyolyn sekarang sedang duduk di sofa hotel termenung . Terlihat oleh orang lain sedang berpikir keras tapi sebenernya di otak nya kosong dan tidak sedang berpikir apa apa .
Entah apa yang membuatnya begitu , karena eonni nya yang paling tua itu memarahi nya , Kim Ji Han .

Flashback on

"Yura - ssi , bagaimana Indonesia ,eoh?!?" Tanya jimin nyusul duduk lesehan sebelahnya .

"Mm? Indonesia? Indonesia.. baik baik aja,, ARMY disana banyak ko" senyum Yura .

Jawaban Yura tadi hanya dijawab senyum oleh Jimin.
Yura balik senyum .

"Ah.. Yura - ssi .. kamu disini sampai kapan ,eoh?" Tanya Jimin.

"Disini? Sebenernya aku juga ingin pulang secepatnya .. hanya saja --" ucap Yura terpotong .

"Yura -ssi , bagaimana kalau aku mengajakmu pergi , eoh? Kau merasa bosan kan ?" Tanya Jimin tiba tiba .

Yura yang mendengar itu hanya bermuka datar namun hatinya syok dan berbunga-bunga .

"Jalan? Kemana?" Sahut Yura keceplosan .

"Apa kau pernah ke Namsan Tower , eoh?" Tanya nya .

"Mwo ?!? Namsan!!" Tanya Yura terbelalak .
Jimin yang melihatnya hanya tersenyum hingga matanya tidak kelihatan.

Jimin langsung berdiri dan menyerahkan tangannya .
"Kajja"
Yura melihat tangannya dan beralih menatap wajah jimin yang tersenyum .

Apalagi yang bisa Yura lakukan , selain menerima tawaran genggaman itu .

Selama perjalanan menuju mobil nya itu , Yura melihat tangan dingin Jimin yang menggenggamnya erat , untung nya jimin berjalan didepannya dan tidak melihat ke nervousan Yura .

Selama diperjalanan , mereka hanya terdiam . Hening , tidak ada yang mau untuk membuka pembicaraan .
_________________
Perjalanan yang cukup jauh itu akhirnya berakhir .
Jimin yang sudah keluar mobil menunggu Yura yang masih didalam . Ia sibuk mencari hpnya .

"Hp.... !! ah!!Disaat seperti ini kau merusak .. dimana kau?!??" Umpat Yura sendiri dan hampir mau nangis .

Lalu Jimin menghampiri Yura membukakan pintunya .

"Aigoo-- Yura .. kenapa nangis ? Eoh?!?" Khawatirnya.

"Oppa ~ hp ku tidak ada" keluh Yura melemas dan berenti mencarinya .

"Hpmu ? Ini bukan?" Kata jimin lalu menunjukkan hp nya Yura , dan tertawa manis .

Saat Yura mengambilnya dan mengembalikan hpnya ke tas nya , ia merasa tas nya yang mengembung dan akhirnya ia ingin mengeluatkan benda yang tidak penting :
1. Kacamata hitam
2. Powerbank
Namun saat melihat barang ketiga yaitu masker .
Dia pun melihat ke sekelilingmya dan mendapati jimin yang tidak menggunakan masker .
Jimin yang sudah berjalan mendahului nya punberjalan dengan santai .

"Oppa~ sini deh!!" Sahut Yura .
Jimin pun tak mungkin menolaknya dan kembali ke arah Yura .

"Wae?" Tanya Jimin .

Tanpa menghiraukannya Yura langsung memakaikan masker itu ke wajah Jimin . Karena tinggi jimin yang lebih dari nya maka ia harus jinjit dan baru bisa menggapainya .

"Oppa ~ kau harus pake ini .. jika tidak , sasaeng akan membunuhku dalam waktu dekat" jelas Yura dengan muka yang tidak bersalah dan tidak canggung.

Setelah itu Yura langsung mendahului Jimin . Jimin yang masih ditempat pun hanya bisa tersenyum-senyum sendiri dan akhirnya berlari menyusul Yura ,,

Sambil.......

Bersambung...

Part yang panjang dan mulai ada hal yang bikin baper ..

Kira-kira Jimin berlari mendahului Yura sambil apa ya...

#ffARMYINA

LFIT 1 - Falling In Love With You Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang