"Mengapa kalian pulang?" Ucap pelan lelaki menggunakan timberland itu.
_____________________
"Yun-Ah ," ucap Yura berhenti setelah berlari .
"Aku sudah melihat mereka dari sini , kita harus apa ?" Tanya Yun-Ah .
"Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain kesana dan siap di interogasi" ucap Yura .
"Baiklah , aku siap" ucap Yun-Ah .
Yura dan Yun-Ah berjalan perlahan . Jihan masih terjebak dengan pertanyaan Jungkook .
Seketika Jihan melihat Yura , dan punya ide untuk mengalihkan pembicaraan .
"Hey Yura , Yun-Ah" Jihan sambil melambaikan tangannya.
Yura dan Yun-Ah memasang muka bingung .
"Jihan eonni , kau terlalu bodoh dalam hal mengalihkan pembicaraan , apa aku benar ?" Ucap Yura .
Seluruh pasang mata disitu melirik Jihan dan Yura. Mendengar perkataan Yura , Jihan terkikik disitu .
"Baiklah , mengapa kalian disini?" Tanya Jihan .
"Kau belum menjawab pertanyaan ku" balas Jungkook .
"Ini sudah waktunya kita pulang , kita tidak bisa lama lama disini" jawab Hyolyn .
"Lalu mengapa kalian mengembalikan semua barang yang kami kasih?" Tanya Taehyung .
"Tunggu , kalian belum menjawab pertanyaan Jihan eonni " susul Yura , membalikan omongan Jungkook tadi .
"Anak ini pintar dalam hal debat" ucap Haayoung pelan .
"Kita ingin menemui kalian , mengapa ?" Susul Jimin .
"Bukan kah semua sudah jelas , apakah surat itu belum cukup untuk oppa ? Apakah permohonanku ditolak untuk kali ini , bahkan permohonan itu sangat mudah , oppa tidak perlu datang kesini ... oppa tidak melihat tadi seperti apa ARMY terhadap kita ?" Jawab Yura .
"Ini jalan satu satunya yang bisa kita lewati , bahkan walau seperti ini kita tetap menjadi fans mu . Masih banyak yang kita inginkan , sangat sia sia jika kita mati hanya karena konfirmasi yang tenyata tidak benar " susul Yun-Ah .
"Apakah sudah cukup bagi oppa , penjelasan dari kita . Bahkan kita sendiri tidak ingin seperti ini , ini bukan diri kita yang sebenarnya .. namun jika ini kenyataan nya , apapun harus kita relakan oppa " isak Haayoung mulai berkaca kaca .
"kita menyuruhmu agar tidak menemui kita adalah satu satunya jalan agar kita tidak menangis saat pulang , namun kenapa oppa membalikkan keadaan . Kenapa?" Isakkan Jihan membuat Yun-Ah sedikit menetes kan air mata dan tubuhnya sedikit di topang oleh Yura . Hyolyn juga tidak bisa menahan segalanya , namun mukanya terlihat begitu ingin tidak menangis . Yura memang kuat disaat seperti ini , namun hatinya hancur lebur vsaat ini .
"Maafkan kita oppa , hanya saja ini bukan waktu yang tepat" jawab Yura sambil menenangkan Yun-Ah .
Setelah Yun-Ah agak tegak , Yura melanjutkan bicaranya .
"Ini semua akan terus ada di ingatan kita , kita tentu tidak akan melupakan kalian semudah itu . Kalian sudah dianggap oppa sendiri dengan kita . Jika kalian ke Indonesia , bilang ke kita saja , namun mohon maaf jika kita tidak sekuat apa yang kalian bayangkan saat ini . Hanya saja detik detik kemarin sungguh berharga buat kita dan sungguh membuat hari hari kita cerah . Bahkan kita tidak pernah membayangkan akan sesakit ini untuk pergi . Namun kita doakan oppa semua bisa sukses selalu , dan membahagiakan ARMY selalu di dunia ini . Kita akan terus mendoakan kalian , sampai detik terakhir kita hidup " jelas Yura yang tersenyum ditengah deras air matanya .
KAMU SEDANG MEMBACA
LFIT 1 - Falling In Love With You
FanfictionLFIT : Lucky Fans Is True [Next To Sequel] Bagaimana perasaan kalian jika ada sesuatu yang mengharuskan bertemu bias kita ? Happy read🖤 Characters: 1. All member of BTS 2. Shin Ji Han 3. Kang Ha Young 4. Jung Yu Ra 5. Park Hyo Lyn 6. Kim Yun-Ah...
