Malam harinya setelah rapat berakhir Kim Bum langsung kembali pada tugasnya adalah mengawasi setiap gerak gerik anak buahnya kim soeun dan juga orang kepercayaan kim soeun. Ia memakai alat pengintai dan juga mengirim anggota yang lainnya untuk menjadi orang biasa agar bisa menguntit keberadaan So Eun.
"Min Young usahakan kau tidak kehilangan jejaknya lakukan tugasmu dengan sebaik baiknya dan juga harus berhati hati karena orang yang kita awasi bukanlah orang yang biasa. " ucap Kim Bum dengan orang yang di seberang sana, dia sedang menghubungi anak buahnya.
"Yaaa semoga kita tidak ketahuan sudahlah kembali bekerja. " ucap Kim Bum langsung memutuskan sambungannya.
Setelah itu ia langsung mebuka laptopnya dan langsung mengamati gerak gerik So Eun dengan teliti mulai dari rapat pertemuan Kim So Eun dengan perusahaan perusahaan yang lain sampai So Eun pergi ke markasnya, seketika Kim Bum langsung terfokus oleh sebuah pria yang misterius baginya dikarenakan pria itu menutupi wajahnya sehingga Kim Bum tidak dapat melihat wajahnya.
"Siall siapa pria itu arghhh... Kim So Eun kau sekarang bermain main denganku lihatlah sehabis kau bermain main denganku akan kupastikan kau akan mendapatkan sebuah hadiah yang besar. " ucap Kim Bum dengan senyum sinisnya. Seketika ia langsung mengingat kejadian dulu ia bersama kim So Eun.
Flashback.
Matahari mulai menampakkan senyumnya dan langsung membangunkan pria yang sedang tertidur.
"Bum ah bangunlah kau harus sekolah cepat bangun... " ucap Eomma Kim Bum.
"Nde arasseo eomma. " ucap Kim Bum menurut dan langsung kekamar mandi, setelah itu ia langsung buru buru pakai baju lalu turun ke bawah. Ibu dan ayahnya sedang menunggunya di bawah.
"Bum ah kau harus sarapan dulu yaa. " ucap eomma Kim Bum sambil menyiapkan sarapan untuk Kim Bum sebelum berangkat sekolah.
"Eomma tidak usah aku ingin berangkat saja kesian nanti soeun menungguku aku tidak mau pagi pagi sudah mendengar lonceng gereja berbunyi. " ucap Kim Bum.
"Hahaha kau ini yasudah tapi nanti kau harus makan di sekolah yaa.. " ucap eomma Kim Bum.
"Iya iyaa.. " ucap Kim Bum sambil pergi ke garasi mengambil motornya dan langsung pergi ke tempat dimana sahabatnya itu ahhh ralat dimana gadis pujaannya itu sedang menunggunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Wicked Woman
Fanfiction'When you've been sky high. There's one path left to go! ' [Sad Or Happy ending?] «Tergantung Readers yang baik hati dan tidak sombong dan tidak pelit akan Vote-annya:D»
