PART 9

575 43 3
                                        

'Apakah semua ini salahnya? Apakah ini semua rencananya? Apa yang telah disembunyikan? Apakah di balik kenyataan ini ada sebuah permainan yang tak ia ketahui? Bagaimana jika ia tak bisa mengungkapkan segala kebohongan ini? Apakah ini akan berakhir begitu saja? '

★▪▪▪★▪▪▪★▪▪▪★

★HYONGSHIN COMPANY★

"Apa? Sudahkah? Bagaimana? Baguslah! Kurasa dia akan berlutut padaku. Terimakasih sayang, kau yang terbaik. Aku mencintaimu. " Kini sambungan itu terputus. Sedetik kemudian tawa kemenangan menggelegar!

"Habislah kau denganku bedebah! "

★▪▪▪★▪▪▪★▪▪▪★

"Ketua! Kau baik baik saja?" Ujar Jong Suk menggoyak goyak tubuh Kim Bum yang nampak terduduk di sofa nan empuk itu. Jong Suk menemukan Kim Bum yang terduduk dengan arah mata yang tak dapat diartikan. Kim Bum benar benar seperti kerasukan setan. Dia hanya dia dan hanya memandang lurus ke depan.

"Ketua! Isshhhh! " Bahkan Jong Suk dengan kesal menepuk pipi Kim Bum agar sadar.

"Kenapa berkas itu harus hilang? "

"Hah? Berkas? Yak, setan apa yang merasukimu ketua. Setan yag ada di tubuhmu itu CEO atau pegawai kantor? " Jong Suk bingung pasalnya ketua nya ini sedang kerasukan setan apa? Mengapa ketua nya ini membicarakan berkas terus.

"Kenapa berkas itu harus hilang! " Ucap Kim Bum sekali lagi.

"Berkas apa sih? Aku tak mengerti Ketua. Kau sedang membicarakan apa? "

"KUBILANG KENAPA BERKAS ITU HARUS HILANG! " teriak Kim Bum dengan wajah yang sudah memerah dan tangan mengepal keras.

"ARAA! KETUA KERASUKAN SETAN KANTOR! ARA BANTU AKU! " Teriak Jong Suk yang sangat terkejut akan teriakan Kim Bum. Lalu datanglah Ara dengan lari terburu buru menyusul Jong Suk yang kini tengah ketakutan.

"ADA APA? KENAPA KAU TERIAK TERIAK TIDAK JELAS SIH! " Kesal Ara.

"Lihat! Ketua kerasukan setan kantor! "

"Setan kantor?! Mana ada Jong suk! Haisshhh kau ini! " Ara pun dengan geram memukul kepala Jong Suk dengan kesal, lalu tiba tiba saja Kim Bum berdiri lalu meninggalkan Ara dan Jong Suk yang tercengang.

"Ketua, ada apa dengannya? " Tanya Ara.

"ketua kerasukan. "

Plakk

"Bodoh! Ketua itu sedang marah! Kenapa kau bodoh sekali sehingga tidak tahu ketua kita sedang marah! " Ujar Ara dengan geram.

"Marah? Kenapa dia tiba tiba marah sendiri, apa salahku? "

"Entahlah, ku rasa ada yang tidak beres. " Selidik Ara.

"Benarkah? Tapi__ "

"SUDAH JONG SUK KAU MENGGANGGUKU! " Ara pun meninggalkan Jong Suk yang kini terdiam menggerutu dengan kesal. Ara menyela perkataannya lal Iik meninggalkannya.

"Cih, dasar wanita jelek! "

Plakk

"Mau ku giling kau di mesin cuci! " Lagi lagi ara kembali dengan memukul kepala Jong Suk.

The Wicked WomanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang