18 : Last(?)

27 5 0
                                    

Woy, masih ada yang baca sih ni cerita?:'v Bodo amat lah yakkk, kalo masih.. Tolong votelah, terimakasih!

---

Hari ini hujan turun lebat sepulang dari acara pemakaman Shiddiq, sahabat terbaik bagi Fadhil, Rasyid, Asyraf dan Farhan.

Di asrama, hujan lebat disertai gemuruh ini membawa aura yang mendalam pada mereka. Hanan bahkan membiarkan dirinya basah terkena air hujan, sambil menangis di tengah hujan.

Kalian pasti tau alasannya.
Ya, agar orang-orang tidak ada yang melihatnya menangis.

"Han? Lo ngapain disini?" Adiba menghampiri Hanan yang duduk bangku di pinggir lapangan depan asrama mereka.

"Gue--"

"Lo nangis ya!?" Adiba melihat matanya Hanan agak kemerah-merahan.

"Apa sih lo, enggak. HAHa," Hanan pura-pura tertawa.

"Gak usah sok ketawa gitu han, gue tau lo sedih. Gue juga sedih kok," Adiba menghapus air matanya Hanan.

"Gue gak sedih kok, btw kok lo sedih gak kayak gue?" Hanan menepis pelan tangan Adiba.

"Hayo ngaku! Lo sedih kan?"

"Enggak, ya Allah dib."

"Mau bukti?" Adiba menatap dalam mata Hanan. "Tadi lo bilang, 'Kok lo sedih gak kayak gue?' hayoo!"

"Iya iya. Gue nangis, tapi Please ya jangan bilang-bilang ke yang lain. Gue malu,"

"Tenang.. Aman sama gue mah," Adiba mengacungkan jempolnya. "Tapi kita masuk yuk! Jangan kayak gini. Mood lo gak enak, ditambah ujan-ujanan kayak gini."

"Thanks a lot dib," Hanan seketika memeluk Sahabatnya dengan erat.

"Uhhh, mau dong dipelukk!" seru Shirin dan Dianty bersamaan, membuat Hanan dan Adiba menoleh ke arah mereka.

"Peluk mereka yuk, biar mereka juga ikutan basah." bisik Adiba di telinga Hanan. Lalu Hanan mengedipkan sebelah matanya.

Dianty yang curiga melihat kedipan mata Hanan berbisik pada Shirin. "Perasaan gue gak enak masa shir,"

"Iya, aku juga." di saat yang sama, Adiba dan Hanan sudah di dekat mereka.

Adiba memeluk Dianty dan Hanan memeluk Shirin. Lalu Dianty dan Shirin di bawa ke tengah lapangan dan mereka main kejar-kejaran di tengah hujan yang masih lebat namun suara gemuruhnya sudah tak terdengar lagi.

Lalu mereka bernyanyi lagu
"Di atas awan - Nidji"

Cinta, satukan hati
Kuatkan jiwa menghadapi dunia
Segala, cinta dan luka
Kuatkan semua, persahabatan.

Kita penantang impian
Di atas awan, kita 'kan menang
Kita penakluk dunia
Di atas awan, kita 'kan menang-menang oh oh

~

Bila kau merasa sedih
Ingatlah bahwa kau tak sendiri
Tanpamu tak akan sama
Tanpamu semua berbeda

Kisahmu juga kisahku,
Selalu bersama.

Kita, penantang impian
Dia atas awan, kita 'kan menang
Kita, penakluk dunia
Di atas awan, kita kan menang-menang oh oh

~

Oh oh oh oh 2×

Melangkah, dibawah mentari yang sama mencari
Tempat kita di masa depan berjanji.
Kita tak akan putus asa, walau pun. Semua takkan mudah

The Shine Promise [21/21]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang