7 (So Lucky To Have You)

390 25 0
                                        

Telfon

"Halo?"

"Ada apa mas?"

"Baru pulang?"

"Iya, aku capek, mau ngomong apa?"

"Kangen"

"Gombal ih, cepetan mau ngomong apa aku ingin tidur?"

"Sensinya tunanganku. Sudah makan?"

"Aku tidak lapar"

"Kau selalu seperti ini. Aku tahu kau stress, tapi kalau kau melalaikan kesehatanmu yang rugi siapa?"

"Kau sama aja seperti mama, cerewet"

"Demi kau aku rela jadi cowok cerewet sayang. Kurang apa coba? Makan dulu gih. Apa tidak ada makanan di rumah?"

"Ada, tadi mama masak"

"Perlu aku yang bawakan makanan agar kau mau makan?"

"Tidak usah, aku akan makan. Kau istirahat saja, kau juga baru pulang kan?"

"Kok tahu sih? Kita memang jodoh ya"

"Geli tahu nggak kalau kau gombalnya seperti ini"

"Hahaha... Oh iya, besok kita pulang bersama ya. Sepulang kerja kita jalan. Besok jadwalmu sampai jam berapa?"

"Aku besok shift pagi karena jadwalku melayani konsultasi di Poli Gizi jadi mungkin tidak ada jam tambahan lagi. Mungkin jam 3 sore selesai"

"Baiklah, berarti bisa kan?"

"Iya"

"Yasudah kamu makan dulu. Selamat istirahat sayang"

"Selamat istirahat juga mas"

~Keesokan sorenya~

"Kita mau kemana?"

"Kamu pernah bilang ingin membeli sepatu baru?"

"Sekarang sudah tidak ingin"

"Baju?"

"Mau membelikan untukku?"

"Sure, why not?"

"Really? OK then"

"Ah dasar wanita"

Layaknya pasangan yang sedang berbahagia, mereka berjalan-jalan di pusat perbelanjaan dengan penuh canda tawa dan kehangatan. Kinar selalu menggunakan sepatu yang memiliki heels atau wedges yang cukup tinggi karena Kinar memiliki tinggi badan hanya sebatas dada Satria yang memiliki tinggi badan menjulang tinggi bak pemain basket. Bahkan banyak yang menganggap mereka kakak adik dan yang lebih parah ada yang menganggap mereka adalah sepasang bapak dan anak.

"Mas, makan itu yuk"

"Tumben? Nyidam?"

"Iya, hehehe..."

"Kau nyidam kenapa? Hamil? Eh kita kan belum pernah naena. Kau tidak macam-macam bersama cowok lain kan?"

"Bicara apa sih? Aku cuma ingin makan bakso"

"Iya iya sayang, bercanda"

~Di warung bakso~

"Kau capek sekali ya?"

"Biasa saja. Kenapa?"

"Kau akhir-akhir ini pucat, tambah kurus"

"Serius? Yeeee... Aku langsing"

"Aku tidak bilang kau langsing, tapi kurus. Kau ini ahli gizi, harusnya kau tahu bedanya"

"Kerjaan padat akhir-akhir ini. Lagi musimnya orang sakit"

Remember Me (complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang