Akhirnya, liburan musim panas telah tiba. Kini saatnya para penghuni Seoul mungkin sudah menyiapkan rencana liburan mereka.
Tak terkecuali Eun Hee dan kawan-kawannya, mereka akan terbang menuju Paris 1 minggu lagi.
***
Eun Hee sedang menikmati udara pagi kota Seoul dengan melihat orang berlalu-lalang seperti biasanya.
Kini dia berada di taman kota. Pagi-pagi sekali Eun Hee sudah keluar rumah dengan pakaian olahraga lengkap.
Sambil berlari-lari mengelilingi taman, tidak sedikit Eun Hee melihat beberapa pasangan kekasih yang juga sedang berlari-lari.
Itu membuatnya iri, di lubuk hatinya yang paling dalam, Eun Hee menginginkannya juga. Berlari dengan kekasihnya dan bercanda ria.
Tapi percuma, sampai sekarang dia bahkan tidak sedang dekat dengan siapapun.
Eun Hee akhirnya mengacuhkan pandangannya dan terus berlari sendirian.
Saat berlari matanya tidak fokus ke depan, tapi malah fokus ke bawah jalan sampai ada seseorang yang menabraknya dan..
BRUKK!!!
Dia terjatuh.
Pantatnya sakit karena dia terjatuh lumayan keras.
"Aish!" keluhnya
Kemudian dia mendongak keatas, dilihatnya siapa yang telah menabraknya.
"Eun Hee-yaa, gwencana?" tanya orang itu.
"Sunbae! Jika kau sedang melihat orang berlari jangan kau tabrak seenaknya." maki Eun Hee pada orang itu.
"Mwo? Aku?"
"Iya tentu saja kau! Memangnya aku berbicara dengan siapa lagi selain dirimu."
"Kenapa kau menyalahkanku? Bukankah kau juga salah?" ucap orang itu membela diri.
'Heol, kenapa orang ini kadang menyebalkan kadang juga membuatku nyaman' batin Eun Hee berkata.
"Ahh molla! Aku ingin melanjutkan lari pagiku." Eun Hee berdiri dan berlari meninggalkannya.
"Eun Hee-yaa! Tunggu aku!" ucap orang itu menyusul Eun Hee berlari
"Wae?" tanya nya cuek pada orang itu
"Mianhae, aku yang salah."
"Arraseo."
***
Eun Hee istirahat di bawah pohon yang lumayan besar.
Dia menengguk air yang tadi sempat dia beli.
"Ahh... Lelah juga" ucap Eun Hee seraya bersandar di pohon, "Sunbae! Kenapa kau mengikutiku?" lanjutnya.
"Aku hanya ingin berlari pagi bersama seperti kebanyakan orang, lama-lama juga bosan setiap pagi harus lari sendirian." jelas orang yang berada di samping Eun Hee
"Tapi kenapa harus aku? Apakah hanya aku yang kau kenal dari semua orang yang berada di sini Kim Taehyung sunbaenim?"
Ya, Taehyunglah yang menabrak Eun Hee dan juga mengikutinya.
"Molla, aku kebetulan bertemu denganmu jadi apa salahnya jika kita olahraga bersama, lagi pula kau juga sendirian." Eun Hee diam, dia tidak tahu harus menjawab apa karena pernyataan Taehyung adalah benar.
"Arraseo." kata itulah yang hanya bisa di ucapkan Eun Hee.
"Tapi... Tumben sekali kau lari pagi di sini? Baru kali ini aku melihatmu olahraga pagi."
KAMU SEDANG MEMBACA
Maybe I Love You
Fiksi PenggemarKetika keadaan mengharuskan untuk menangis, tak usah berpura, menangislah. Tak semua air mata berarti lemah :))
