Aku berusaha untuk melupakan Jong-Suk sebisaku, namun bukan seperti ini keinginanku. Jika aku mengambil keputusan ini begitu cepat aku khawatir akan menyakiti oppa dan aku tidak mau itu terjadi.
"Oppa beri aku waktu untuk berfikir aku takut salah mengambil keputusan" jelasku
"Beri aku jawaban secepatnya jebal (aku mohon)" pinta Wo Bin sembari memegang tanganku
"Jika kamu ingin jawaban itu sekarang maka kamu akan patah hati, mianhe (maaf)" ucapku
"Oh baiklah aku akan lebih bersabar, aku harap aku bisa bersamamu" kata Wo Bin matanya ku lihat berkaca-kaca
*** Han Hyo Joo Pov
Mobil kami malaju menuju studio foto hari ini kami akan melakukan foto dan feeting baju pengantin, jantungku semakin tidak karuan rasanya. Aku rasa jantungku berdebar begitu kencang, apa hasilnya akan bagus? aku sudah diet mati-matian agar baju yang aku kenakan nampak pas dibadanku.
"Wea Hyo Joo~ssi mukamu nampak begitu gelisah? Apa ada yang membuatmu khawatir" tanya Jong-Suk padaku
"A.. gweanchana (aku baik-baik saja)" jawabku aku tidak ingin oppa mengetahui kecemasanku itu. Sebenarnya perasaan ini terlalu berlebihan.
Kami pun akhirnya tiba distudio, Noona Bo Yoeng dan eomma sudah menunggu kami didepan studio
"Aigoo (aduh) kalian lama sekali kami sudah menunggu sangat lama" keluh Bo Yeong
"Gweanchana (tidak apa-apa) mungkin mereka kena macet dijalan" bela si-eommoeni (ibu mertua)
"Juesunghamnida.. (Maafkan saya formal)" ucapku meminta maaf karena kami telat gara-gara aku terlalu lama berdandan.
"Gweanchana (tidak apa-apa), kamu cantik sekali hari ini" puji si-eomoeni (ibu mertua)
Aku melihat Oppa sama sekali tidak menyapa ibunya, sepertinya dia memang masih marah.
"Woa cantiknya Hyo Joo~ssi coba gaun ini terlebih dahulu" pinta Bo Yeong ketika melihatku selesai berias
"A.. Keureh (baiklah)" aku pun segera pergi ke kamar ganti untuk mencoba gaun pertama yang akan aku pakai untuk pemotretan.
Aku melihat Jong-Suk dengan Jas hitamnya itu membuat jantungku kembali berdebar begitu kencang. Seperti ada emoticon Love pada kedua mataku. Aigoo (aduh) aku sangat terpesona melihatnya.
"Apa pipiku terlihat memerah, eottokhe (bagaimana ini?) jangan sampai dia tahu kalau aku terpesona melihatnya setampan itu." ucapku dalam hati
"Hyo Joo~ssi kamu sudah siap??" tanya Jong-Suk kemudian mengulurkan tangannya untuk menuntunku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beberapa adegan foto kami lakoni, mulai dari pose biasa sampai pose romantis yang membuat jantungku dag-dig-dug terus menerus.
"Kalian pasangan yang luar biasa, aku melihat foto-foto kalian begitu sangat serasi." puji oppa fhotografer kami