Jinyoung melangkahkan kakinya kedalam rumah dan disambut oleh suara Jackson, Jinyoung tahu bahwa kakaknya itu pasti menunggunya.
"Bagaimana kencanmu?"
Pipi Jinyoung memerah,
Apa?
Kencan?
Astaga! Bahkan Jinyoung tidak terpikirkan bahwa jalan jalan bersama Jaebum tadi adalah sebuah kencan.
"Hyung!"
"Kemarilah adikku sayang... kau pasti lelah. Butuh pijatan dariku?"
Jinyoung tidak menjawab melainkan hanya terkekeh. Seperti sudah afal sudut ruang tamu, Jinyoung pun langsung tahu dimana Jackson sedang duduk.
Jackson pun mulai memijat kecil pundak serta lengan Jinyoung,
"Apa kau lelah?"
"Tidak sa-"
"Iya Jin iya aku tahu kau tidak akan merasa lelah jika pergi bersama Jaebumie'mu itu."
Seperti kehabisan kata, lagi lagi Jinyoung hanya tertawa kecil. Tiba tiba Jinyoung teringat sesuatu, kejadian tadi... ia yakin ia mendengar orang yang hampir diculik tadi menyebut nama Jackson.
"Hyung, apa kau tadi sempat keluar?"
"Keluar? Maksudmu?"
"Seperti jalan kesuatu tempat."
"Iya, ada apa? Aku hanya membeli beberapa snack dan kue."
Jinyoung menganggukan kepalanya,
"Ada apa Jin? Apa terjadi sesuatu?"
"Aku bingung bagaimana mengatakannya padamu. Tapi, apa kau mengenal seseorang bernama Mark?
Mendengar nama Mark spontan pijatan tangan Jackson pada pundak Jinyoung pun terhenti, apakah yang Jinyoung maksud adalah Mark yang ia kenali?
"Hyung?"
Jinyoung yakin jika Jackson mengenalnya. Buktinya Jackson langsung terdiam, tapi bagaimana Jackson mengenalnya? Jackson memang terbuka terhadap seseorang dengan kata lain Jackson adalah orang yang friendly. Tapi Jinyoung merasa sedikit janggal saja.
"Hyung kau mengenalnya?" Jinyoung mengulangi pertanyaanya dan membuat Jackson menghamburkan lamunanya.
"Oh Mark. Sikurus itu? Kau mengenalnya juga?" Ucap Jackson yang membuat Jinyoung tertawa sedikit.
"Apakah dia kurus? Saat aku memegang tanganya yang aku rasakan hanya tulangnya saja." ucap Jinyoung, Jackson juga tidak bisa menahan tawanya.
"Lalu kenapa kau menanyakan Mark?" Tanya Jackson yang cukup penasaran , kenapa adiknya tiba tiba mengenalinya.
"Saat aku berjalan berdua bersama Jaebum aku mendengar seseorang berteriak Jack.. Jaebum awalnya tidak mendengar dan tidak memperdulikanya tetapi aku memaksanya untuk mengikuti suara teriakan itu, aku tidak tahu apa yang terjadi tetapi aku tahu dari suara Jaebum dia sangat panik, seseorang bernama Mark itu memeluku karena ketakutan sedangkan Jaebum mungkin menghajar orang yang ingin macam macam dengan Mark, yang aku pertanyakan siapa Jack yang dimaksud olehnya dan ternyata itu adalah kakaku, apakah sebelumnya kalian bertemu?" Jelas Jinyoung yang membuat Jackson susah bernafas karena memikirkan Mark, andai saja malam itu Jackson mengantar Mark pulang pasti ia sudah selamat.
"Hyung."
"A.ap.apa." Jackson terbata bata.
"Apakah kau bertemu denganya beberapa menit sebelum kejadian?" Tanya Jinyoung lalu Jackson menghela nafasnya dan mengangguk,
KAMU SEDANG MEMBACA
Deficiency
Fanfiction"Bukan tentang siapa yang memuja kelebihanmu, tapi tentang siapa yang memelukmu setelah tahu kekuranganmu" - Jaebum&Jinyoung
