"Kau bisa mengendalikan hewan!?" tanyaku. Pyf menggeleng.
"Itu hanya kebetulan, jika aku tidak seberuntung tadi. Pastilah aku akan diterkam bulat-bulat." Pyf terkekeh.
Aku dan Kak Grey sama-sama meletakkan senjata. Aku melihat matahari yang sudah hampir naik.
"Berapa, lama lagi kita akan beristirahat, Fresca?" Kak Grey kembali duduk.
"Setengah jam lagi....."
***
Krucuuuuk~
Perutku berbunyi untuk keberapa kalinya. Tadi saat istirahat aku hanya memakan satu roti, dan beberapa tegukan air.
Aku masih lapar....
Tiba-tiba Kak Grey berhenti. Dari tadi ia memang berjalan didepanku. Kak Grey membalikkan tubuhnya, tanpa berkata apa-apa ia memberiku dua lembar roti, dan sebotol air.
"Ah, te,terima kasih, Kak...." aku menerima roti dan minuman itu.
Kak Grey hanya mengangguk, dan kembali membalikkan tubuhnya. Aku memakan roti itu sambil berjalan, takut jika hanya seorang diri tertinggal.
Kak Grey memang orang yang baik....
***
Matahari sudah berada tepat diatas kepala, tak ada halangan bagi cairan tubuh kami keluar untuk menerobos kulit kami.
Tapi bagaimana pun juga kami tetap berjalan. Tinggal lima kilometer lagi.
Sejauh mata memandang hanya jejeran pepohonan yang ada, menjulang tinggi. Seperti mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan sinar mentari terbanyak.
Kricik,kricik,kricik
Suara itu terdengar samar, namun cukup jelas ditelingaku.
Tunggu, suara ini.......suara gemericik air!
"Tunggu, berhenti!!!" aku memecah keheningan. Semua anak melihatku.
"Apa kalian mendengar suara?"
Mereka mengangkat alis, wajahnya keheran-heranan.
"Suara apa, Fresca?" Kak Hannie bersuara.
"Dengar....suara gemericik air tak jauh dari sini!"
Aku mendekatkan tanganku pada telinga, mereka melakukan hal yang sama.
"Kau benar!!!" Kak Ravie nampak bersemangat. "Ayo cepat!!!"
Semua anak berlari, mengikuti arahan dari Kak Ravie.
Sejak dua puluh menit yang lalu, persediaan air kami telah habis. Seluruh tempat penyimpanan kosong. Tentang masalah seperti ini, kami tak bisa menyalahkan orang terakhir yang menghabiskannya. Karena setiap orang pastilah mengalami dehidrasi. Bahkan Pyf, sampai lupa dengan arah mata angin.
Suaranya semakin jelas. Ini adalah penantian kami sejak tadi, menemukan sumber mata air.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Black Shadow Forest
AbenteuerSayembara terkutuk yang harus diikuti Fresca dan yang lain. Misi utamanya adalah, menemukan anak atau sekelompok indigo, kemudian membunuhnya. Dan parahnya lagi, setiap anak diperbolehkan untuk membunuh setiap anak yang ia curigai sebagai anak indig...
