Istirahat

29 3 0
                                    

Kamarnya bagus menurutku sangat nyaman, aku merebahkan tubuh ku di atas kasur sambil menatap langit-langit
Alhamdulillah gue ketemu orang baik disini batinku

Tok tok tok

"Nak yura makan dulu entar lanjut istirahatnya"ucapnya

aku bangun dan membuka pintu "Iya tante makasih" sambil mengikuti beliau ke meja makan

Disana sudah ada Reyhan dan papanya duduk di meja makan

"Ini yah namanya yura?"tanya om Dirli

"Iya om saya Yura"lanjutku sopan

"Wah bakal rame dong rumah mah ada anak cewek disini"lanjutnya melihat tante Ratna

"Rey disini anak tunggal jadi tante senang kamu disini nak, tante udah anggap anak"lanjutnya tersenyum

"Makasih tante om sudah nerima aku disini"lanjutku sopan

"Udahlah mah kapan makannya nih, Rey lapar"lanjutnya dingin

"Yah udah yura silahkan duduk terus kita makan, Rey yang pimpin doa yah"lanjut tante Ratna

Aku pun menikmati makanan nya dan setelah itu aku bergegas mandi dan beristirahat

Ah tunggu gue belum nelpon bunda, aku pun segera mengambil benda pipih tersebut di atas nakas

"Assalamualaikum bun, Kk udah sampai nih"ucapku

"Walaikumsalam, Alhamdulillah kak kamu tinggal dimana biar nanti kalo sempat bunda kesana liatin kamu?"tanyanya

"Aku tinggal di rumah mama Reyhan bun kebetulan tadi aku ketemu dia dan di ajak ke rumahnya dan keluarga mereka sangat baik sama aku"lanjutku menjelaskan

"Reyhan siapa kak, kamu gak pernah cerita tentang dia, bunda minta nomor telepon mamanya yah bunda mau ngomong"lanjutnya

"Iya bunda nanti aku kirimin,  tadinya aku mau nyari rumah atau kost tapi kata tante Ratna entar aja kalo udah di terima baru deh nyari, aku kan juga gak mau buang-buang uang bunda walau sebenarnya bunda mampu aja tapi seperti prinsip ku sebelumnya biarkan aku mulai semuanya dari nol belajar mandiri"lanjutku panjang lebar

"Bunda bangga sama kamu kak, kamu jaga diri disana yah, bunda mau lanjut kerja dulu"lanjutnya

Setelah berbicara dengan bunda aku pun tertidur lelap

Entah berapa lama aku tidur mungkin kecapean jadi tidurnya lelap banget, jam berapa nih sambil mencari hp di atas nakas udah sore ternyata batinku

Aku pun keluar dari kamar untuk mencari air putih seperti itulah kebiasaan ku bangun tidur pasti mencari air putih

"Baru bangun lo"tanya Rey yang sedang mencari makanan dalam kulkas

"Iya"lanjutku senyum

Aku pun segera minum yang kebetulan tenggorokan udah kering banget

"Buset dah minum lo banyak juga"lanjutnya sambil melihatku

"Aus banget gue,kayak habis lari maraton gitu"lanjutku tertawa

Nada bicara Rey pun mulai bersahabat yang sebelumnya dingin



Halo
Lanjut lagi nih nulisnya, jangan lupa tinggalkan bekas yah
Taypo bertebaran

Salam penulis amatir

Sebuah Goresan KecilTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang