Bangtan High School (2)

17K 1.2K 22
                                        

Sekarang Jimin bersama kepala sekolah langsung menuju ke kelas baru yang akan di tempati oleh Jimin nantinya. tepatnya di kelas XI-2

"Park jimin, saya akan mengantarmu ke kelas barumu Kau akan masuk ke kelas XI-2"

"Nee songsaenim"

Setelah beberapa menit berjalan, mereka sampai di depan ruang kelas XI-2 dan pak kepala sekolah langsung meninggalkan Jimin dan langsung menyerahkannya ke guru yang mengajar di waktu itu.

Tiba-tiba mata Jimin langsung menangkap seseorang yang dia lihat tadi. Namja cuek dan dingin yang tatapannya sangat sinis.

Dan sialnya juga Jimin harus sekelas dan sebangku bersama namja itu.

"Baiklah anak-anak sekarang kita mempunyai siswa baru, ayo nakk perkenalkan namamu"

"Nee saemm, kamsahamnida" Bungkuk hormat Jimin pada sang saem.

"Annyeonghaseo, Park Jimin imnida Aku pindahan dari Busan Mohon bantuannya"

Jimin bungkuk 90 derajat di depan semua teman-teman barunya itu

"Baiklah Jimin, kau duduk di sebelah  Jeon Jungkook yaa. Jungkook tolong angkat tangan mu"

"Oh ternyata namja itu namanya Jeon Jungkook" batin Jimin

Jungkook yang di perintahkan saemnya itu langsung segera mengangkat tangannya.

"kamsahamnida"

Jimin mengucapkan terima kasih setelah itu berjalan menuju ke arah tempat duduk Jungkook

Saat sudah tiba di bangkunya, dia langsung di sambut oleh tatapan khas seorang Jeon Jungkook. Jimin yang melihat tatapan itu langsung acuh tak acuh dan mengabaikannya. tohh dia tidak mau berurusan dengan namja yang cuek dan dingin seperti Jungkook.

Bel istirahatpun berbunyi, semua siswa langsung keluar untuk menuju kantin tetapi lain dengan Jeon jungkook. dia memilih untuk membaca buku di bandingkan keluar menuju kantin atau sekedar ke taman sekolah.

Saat itu Jimin juga tidak keluar kelas karena dia sudah di buatkan bekal oleh eommanya.

"Ehemm"

Jimin pura-pura batuk untuk mengalihkan perhatian Jungkook dari buku yang dia baca sekarang tapi Jungkook mengabaikannya.

"Ekhemmmm"

Jimin mencoba sekali lagi tapi hasilnya sama, Jungkook tetap mengabaikannya.

"Ekhemmm!"

Percobaan ke tiga Jimin lakukan, dan...

"Berisik!!!"

Akhirnya Jungkook merespon walaupun mukanya kesal.

"Uh maaf, tapi aku bingung kenapa kau tidak ke kantin?"

Jimin mencoba bertanya dengan perasaan ragunya dan langsung di hadiahi tatapan tajam oleh jungkook

"Apa urusanmu?"

"Uh! kau ini benar-benar dingin sekalii jungkook-ssi"

Jungkook hanya menatap Jimin sekilas setelah itu memfokuskan dirinya untuk membaca lagi

"Jungkook-ssi, aku ingin menawarimu bekal ku. apakah kau mau makan bersamaku? eommaku membuatkan bekal yang banyak dan aku tidak mungkin menghabiskan bekal ini sendirian"

"Apa kau mencoba membuatku tertarik Jimin-ssi?"

"Aniyaaa Jungkook-ssi, aku benar-benar hanya ingin menawarimu saja"

Pangeran SekolahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang