Happy new year ...🎉🎉🎉
Mungil kembali lagi, ada yang kangen gak sama cerita ini?
Yukk, baca kelanjutannya😀
****
Di dalam sebuah kamar seorang wanita baru saja bangun dari tidurnya. Masih dengan amarah yang membuncah, segera menghubungi seseorang.
"Dapatkan segala informasi tentang seorang wanita bernama Alisya Lee," ujarnya, "aku ingin kau melaporkannya malam ini juga."
Tanpa mendengar jawaban dari seberang, ia segera mematikan sambungan.
Ia pun segera bangun dari tempat tidur. Sejauh mata memandang, sudah tidak ada lagi pecahan kaca ataupun kamar yang berantakan.
Pandangannya jatuh pada sebuah bingkai foto yang ada di nakas samping tempat tidur. Tatapannya melembut saat melihat senyuman dua remaja yang sangat ia kenal.
"Jo, aku tidak akan melepasmu," gumam wanita itu.
"Apa kau masih belum menyerah, Liyana-ya?" ujar seorang wanita yang berada di ambang pintu.
"Ne, aku tidak akan menyerah sampai Jo menjadi milikku," jawab Liyana lantang.
"Keunde ..."
"Tutup mulutmu!" Liyana segera membalas sebelum wanita itu menyelesaikan perkataannya.
"Arraseo," ucap wanita itu pasrah. "Keluarlah, aku sudah menyiapkan makan malam," lanjut wanita itu.
***
Gye-dong, Jongno-Gu, Korea Selatan
Sore hari Tuan dan Nyonya Lee baru saja kembali ke rumah dari jalan-jalan, saat mereka melihat seorang wanita terbaring di depan pintu gerbang.
Dengan panik sang isteri meminta suaminya untuk membawa wanita itu masuk ke dalam rumah.
"Bawa dia ke kamar Alisya, Yeobo (Sayang)," perintah sang isteri
"Apakah dia baik-baik saja, Yeobo?" tanya sang suami khawatir pada wanita yang saat ini terbaring di ranjang putrinya.
Tidak berapa lama kemudian,wanita itu membuka mata. Melihat pemandangan yang sangat asing. Membuat ia terkejut dan segera duduk.
"Eodisseo?" tanya sang wanita, menatap pasangan paruh baya di depannya.
"Jangan takut, Ahgassi," jawab Nyonya Lee lembut, "kami menemukanmu di depan pintu gerbang."
"Apa yang terjadi padamu, Ahgassi? Apakah ada yang melukaimu?" ujar Tuan Lee memberi pertanyaan beruntun seraya menatap wanita itu.
Wanita itu hanya diam saat mendengar pertanyaan dari Tuan Lee. Tanpa terasa air mata mengalir di pipinya.
"Kau membuatnya takut, Yeobo!" ujar Nyonya Lee memarahi suaminya. "Jangan dengarkan laki-laki tua ini, Ahgassi," lanjutnya menenangkan wanita itu.
Hanya isakan tangis yang terdengar di dalam kamar. Nyonya Lee segera menenangkan wanita itu, seraya menatap suaminya tajam.
Menghela napas, saat sang isteri menatapnya, Apa salahku? gumam Tuan Lee
KAMU SEDANG MEMBACA
Married With You
RomanceMenikah dengan pria pilihan hati adalah idaman setiap wanita termasuk Alisya. Bermodalkan cinta dan saling percaya, Alisya berniat memperkenalkan Jonathan pada kedua orang tuanya. Tapi apa jadinya jika pria yang hendak dinikahinya telah memiliki is...
