SELF INTRODUCTION

894 39 9
                                        

                       

     yoonhee berlari memasuki sebuah kamar mandi. tentu saja dengan berlinangan air mata yang turun dengan derasnya.

mereka semua hanya terdiam memandang kepergian yoonhee.
(ke kamar mandi ya, bukan pergi beneran)

yoonhee pov.

   auhh... sakit sekali. aku berbicara dalam hati.

lalu tiba tiba seorang namja mendatangiku dan mengobati lukaku.

"boleh  gue bantu?" -namja

saat ia menarik tangan ku, mengobati dan meniup luka ku. jantungku seketika berdebar debar dan seketika dadaku menjadi sesak, seakan akan memori tentangnya terputar lagi di fikiranku.
aku tak dapat menahan rasa sakit ini dan akhirnya aku meneteskan air mata serta berteriak seperti orang gila.

"geumanhae!!" triak ku

"weyo?" namja.

" kubilang hentikan!!" sekali lagi aku berteriak dan entah mengapa aku langsung berlari meninggalkan mereka semua.

aku memasuki sebuah kamar mandi.
-
-
-
- kamar mandi
-
-
-
aku duduk di dalam sebuah betab

  " hiks... hiks.. kenapa di saat seperti ini aku mengingat bajingan gila itu. wwweee!!!!" aku berteriak dan menangis sejadi jadinya.

" aku  hiks..tak ingin mengingatnya, hiks...kumohon " bisik ku kepada diri ku sendiri.

autor pov.

yoonhee masih di dalam kamar mandi.

setelah mereka mengobati luka masing masing.

kini mereka ber6 sedang melirik ke arah ryeon yang tengah meletak dua kaki nya ke atas sofa panjang sambil di temani oleh namja berbi.

" Ryeon ah apeun?" (sakit) tanya so jung

" emm sedikit" jawab nya singkat.

ting nong... ting nong..🔉🔉

tak lama terdengar suara bel rumah berbunyi.

" ah, akhirnya datang juga" seru namja dewi dan langsung membuka kan pintu.

ternyata yang datang ia lah dokter yang di tungu tunggu oleh mereka.

namja dewi membuka kan pintu.

"silahkan masuk dok" ajak nya untuk mempersilahkan sang dokter masuk.

" ah ya trima kasih." sapa dokter dan langsung masuk.

dokter itu langsung memeriksa luka pada kaki ryeon dan mengobatinya, ia juga menyuntikan sesuatu. sepertinya itu obat infeksi.

Ryeon yang sangat takut dengan jarum suntik menutup matanya sambil menggigit sebuah bantal.

dokter itu memperban kaki nya Ryeon.

"cah, sudah selesai. kau sangat imut nona" cetus sang dokter sembari memberi senyum meledek Ryeon yang memasang wajah dungu,ketakutan.(dungu=wajh polos yang kebingungan)

" ah geumabseumnida" jawab ryeon malu.

" cih, imut dari mananya? wanita galak kayak dia di bilang imut" sambar namja berbi.

" apa an sih lo " balas ryeon.

" nona, boleh saya tanya kenapa kaki mu bisa terluka dan terkilir seperti ini.?"tanya sang dokter

" eh, dia abis terjatu di tangga" sambar so jung dengan cepat, sepertinya dia tau bahwa ryeon tak dapat menjawabnya denagn jujur yanga ada nanti dia di omelin lagi.

" oh begitu,  saya sarankan agar anda untuk tidak banyak bergerak dulu, jika anda banyak bergerak nanti akan ada pergeseran di antara tulang anda." jelas sang dokter.

" baik dok, saya akan ingat kan adik saya ini"  jawab mingu dengan sigap.

" oh iya ini resepnya dan pastikan kau mengambilnya ya Taehyung. kalo begitu saya pamit pulang" jawab Dokter. sembari memberikan sebuah resep kepada namja berbi

" nega, ah weyo?" jawab namja berbi itu yang ternyata memiliki nama asli Kim Taehyung.

dokter hanya tersenyum kepada Taehyung lalu berjalan menuju pintu.

namja dewi mengantar dokter ke depan pintu lalu kembali lagi.

" oh ya, karena hari sudah malam jadi kalian menginap saja di sini." seru namja dewi.

" boo? menginap?, ah sepertinya tidak usah" cetus mingyu.

" tapi eonni rumah kita kan jauh, di tambah lagi mobil kita kan rusak dan jam segini mana ada bus atau taksi yang lewat." cetus so jung.

" kalo kalian menginap kalian bisa menggunakan kamar suga dan jimin ,kebetulan kamar ku cukup besar untuk kami bertiga, dan si gadis luka ini tidur di kamar Tae tae" seru namja dwi.

" bo yaa?"
"bo yaa?"

"ai sirro"
"ai sirro"

teriak Ryeon dan Taehyung secara bersamaan.

"apa kah mereka akan tidur satu ranjang?" tanya so jung dengan polos nya.

" ah anii , kamar Taehyung itu memiliki kasur yang dapat di bentangkan menjadi dua jadi mereka tidur terpisah." jawab namja dewi.

" tunggu, sepertinya gue kenal kalian semua!" sambar mingyu.

" bukan kah kalian itu kaka kelas kita ya" lanjutan mingyu

" ah benarkah, gue gak pernah melihat mereka" sambar Ryeon.

namja dewi tersenyum dan menaikkan alis nya memberikan kode agar mingyu dapat menebak nya.

" ah gua ingat, mereka semua adalah gang ROKKY yang lagi di bicara in itu loh" jawab so jung.

"oh yayayay, lo bukan nya kapten basket di sekolah ya  anak kelas XI-A yang punya nama asli Min yoon- gi. dan sering di panggil suga" jawab mingyu sembari menunjuk namja muka datar / suga.

" yaps lo bener." jawab suga sembari menjentik kan jari nya.

" dan lo  Kim Sokjin yang terkenal pandai memasak itu kan, murid terpintar berbahasa di kelas XI-A dan semua orang memanggil lo dengan sebutan jin" tambah so jung.

"Tepat sekali, tapi kalo berbahasa gak juga sih" cetus namja dewi / jin

" dan kalian berdua, murit sok, dan banyak gaya, sok tampan, play boy sekolah. yang memilik nama asli Kim Taehyung (v/ tae tae.) dan Park Jimin (jimin/chim). kalian duduk di kelas yang sama yaitu XI-A." sambung Ryeon dari kejauhan.

" ya kenapa lo menyebutkan profil gua kayak gitu, kami berdua itu memang tampan tauk" sambar Taehyung menggandeng jimin sambil ber pose tampan.

"dih amit amit" jawab ryeon

saat mereka sedang menonton tv dan berbincang bincang yoonhee muncul dari arah dapur dan berhenti.

"chogi. apa dibalik pintu itu adalah balkon?" yoonhee bertanya kepada jin.

" oh nee, itu adalah balkon." jawab jin singkat.

" ya yoonhee, gwaenchanh-a?" tanya mingyu.

"ne, aku hanya perlu waktu" jawab yoonhee singkat dan langsung pergi ke arah pintu itu.
-
-
-
-
--
-
-
-








annyeongg...🤗
see you...😘
Next epis...😗
mian kalo gaje...😀😂






I AM  THE BADGIRLSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang