[10] Back Again To Me

1.6K 227 23
                                        

Why Must Me? S2
.
.
.
.
.
.
TYPO(S)
.
.
Happy Reading
.
.
.

"Jadi...apa keputusanmu?"

Yunho masih setia menunggu pada keterdiaman Yoona. Menunggu dengan sabar keputusan yang ia harapkan itu adalah keputusan yang baik.

"Bolehkah aku bertanya sesuatu?" Yoona menatap Yunho yang masih setia memeluknya untuk menenangkan dirinya. Dan mendengar Yoona yang ingin bertanya serius dengannya, perlahan Yunho melepaskan pelukannya.

"Kau ingin bertanya tentang apa?"

Yoona terlihat ragu saat ingin mengucapkannya, namun akhirnya dirinya memilih mengatakannya juga, "Bagaimana...keadaan Sehun?"

Mendengar itu senyum lebar dan begitu cerah terpampang di wajah Yunho. Apa benar yang ia dengar tadi? Yoona menanyakan kabar dari Sehun? Apakah ini pertanda akan hal baik?

"Dia..." Apa yang akan dia katakan tentang kondisi Sehun?
Baik-baik saja? Tidak, bahkan kata-kata itu tidak pantas disandang Sehun saat ini.

Buruk? Tapi itu terlalu mendramatisir. Walau kenyataannya seperti itu.

Yoona masih menunggu jawaban dari ayah mertuanya. Kenapa beliau tampak lama berfikir hanya untuk menjawab pertanyaan sederhananya? Batinnya gelisah memikirkan kemungkinan buruk yang terjadi pada Sehun. Bagaimananpun juga, Yoona masih...bahkan rasa cintanya tetap sama walaupun ia mendapati kenyataan pahit itu.

"Ayah?" Yoona tidak sabar mendengar jawaban dari ayah mertuanya ini.

Yunho yang tersadar dari lamunannya tersenyum tanda meminta maaf pada menantunya ini, "Maaf..aku jadi melamun." Yoona tersenyum maklum, "Tak apa. Jadi bagaimana keadaannya?"

"Sejujurnya, aku tak bisa mengatakan jika dirinya baik-baik saja ketika kau pergi dan memintanya untuk tak mencarimu. Dia kacau dan frustasi. Tapi belakangan ini dia sudah terlihat bangkit dari keterpurukannya dan berusaha setegar mungkin di hadapan kami. Dia mencoba untuk tersenyum walau hatinya bersedih dan kesepian. Tapi aku sebagai ayahnya tak dapat dibohongi, aku tahu bagaimana menyesalnya dia kepadamu. Dia tak punya teman yang mendukungnya sampai saat ini karena mereka menyalahkan apa yang Sehun lakukan padamu."

Yoona hanya diam. Diam dalam tangisnya karena setiap kata yang terlontar dari pria paruh baya di hadapannya ini membuat hatinya terasa tersayat. Bahkan ketika beliau berhenti berbicara pun ia tetap menangis.

Apa dirinya terlalu gegabah dengan semua ini?

Apa ia egois tak mau mendengarkan apa yang ingin Sehun jelaskan kepadanya?

Apa ia akan menyesal dengan keputusannya suatu saat nanti?

"Apa kau memilih mempercayai apa yang kau lihat daripada hatimu? Dia melakukan hal itu juga untuk mengeluarkanmu dari Minho dan semua sifat buruknya yang suka mempermainkan wanita. Apakah Sehun terlihat terlalu picik untukmu?"

Yunho menghela nafas...serasa ia telah melakukan lari jarak jauh saja ketika ia menjelaskan semuanya pada Yoona. Membuatnya lelah.

Jika ia menunggu Sehun untuk menjelaskannya sendiri kepada Yoona akan memakan waktu lagi. Dan ia tak mau hal itu membuat hubungan mereka kandas begitu saja.

Yoona terasa dicabik sekali lagi.
Ya....bukankah dirinya bodoh telah termakan emosinya secara bulat-bulat. Sehun bukanlah pihak yang harus disudutkan dan dijatuhkan cibiran.

Jadi, ia harus membuat keputusan sekali lagi.

Ia mengangkat wajahnya, menatap ayah mertuanya yang menunggu jawaban apa yang akan ia berikan.

WHY MUST ME? SEASON 2 [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang