lanjut😂

62 1 0
                                        

"Sahabat...dia yang selalu ada untuk mendengar segala cerita kita baik itu kegembiraan ataupun kesedihan"

***
Setelah pulang sekolah rencananya aku akan ke rumah ica belajar kelompok yang pastinya ada aku, ayu, kak choki, sama ica pastinya sebagai tuan rumah sebenarnya aku males kerumah ica karena pasti ketemu kak rendra

Jam 2 siang aku kerumah ica aku menuruni anak tangga tiba tiba kak reza ngagetin aku

" aliya sayang...." teriak reza

" astafirullah kak ngagetin aja "

" he he he maaf dek, adikku yang cantik ada pangeran tunggu in kamu dari tadi tu..." reza mencubit pipi aliya dengan ngemes

Aku hanya melogo mendengar kak reza siapa pangeran kak reza maksud  " siapa kak " tanya ku

" siapa lagi kalau bukan choki, kamu sudah jadian sama choki yaaa kenapa tidak bilang ke kaka " kata reza dengan nada mengejek

" he he he kaka tau dari mana" kata ku heran

" teman kamu yang namanya ayu" kata reza santai

" oooo kaka tidak marah kan" kata ku pelan

" nga lah dek yang penting kamu jangan macam macam kalau pacaran" kata reza

" makasih kak" aku memeluk kak reza dan pura pura bahagia pada dalam hati nga tau kenapa nyesek banget

" iya iya jangan peluk kaka gini dong entar choki cemburu loh" kata reza sambil mengelus kepala adiknya

" iya deh kak, aku kerumah ica dulu, hati hati di rumah kak entar ada yang culik loh" kata ku ke kak reza

" hahahahaha nga bakalan ada yang culik kaka, kaka sudah besar gini ganteng lagi palingan kalau ada yang mau culik kaka penculiknya kelepek klepek melihat kegantengan kaka ini " kata reza memuji diri sendiri

" hahaha hahaha hahaha kaka PD banget, udah aku keluar dulu" kata ku ketawa mendengar kak reza

Aku melangka keluar aku melihat kak choki sudah ada di teras rumahku
" eee kak choki" kata ku

" eee al ayo berangkat kita naik motor atau jalan kaki " kata choki

" jalan kaki aja kak " jawab ku singkat

Aku dan kak choki menuju kerumah ica berjalan kaki, aku belum mengatakan ke kak choki kalau aku sudah mengatakan sama ayu, ica kalau kita sudah jadian

" kak choki aku mau nanya tapai jangan marah" kata ku

" apa bilang aja al"

" hmm hmm gini kak aku bilang sama ayu , ica kalau kita sudah jadian waktu kak choki ajak aku makan keluar, kak aku minta maaf yaa" kata ku ragu ragu takut choki marah

" APA...." kata choki tidak percaya apa yang di katakan aliya dalam hati choki sangat bahagia mendengar aliya karena memang ini yang choki inginkan tapi bukan pura pura pacaran harus resmi

" maaf kak sekali lagi maaf " kata ku malu takut juga nanti kak choki marah

" hahahahahahah aku nga marah al aku kaget aja denger kamu" kata choki santai

" beneran..alhamdulillah " kata ku legah

" al aku mau kita resmi pacaran tidak pura pura lagi" kata choki serius

Aku menoleh ke arah kak choki tidak percaya apa yang di katakan barusan, tiba tiba kak choki memenggam tangan aku

" al aku serius, saat aku ajak kamu makan di luar sebenarnya aku mau nembak kamu tapi gagal karena kak rendra tiba tiba datang dan merusak semuanya, aliya kamu mau nga jadi pacar aku" kata choki serius

Aduh....gimana nih aku jawab apa kalau aku nolak kasian kak choki dan pasti kak rendra gangguin aku aduh...aku jawab apa bismilah terima aja

" hmmmm maaf kak..." kata ku

Kak choki melepaskan tanganku berjalan meninggalkan aku

"Kak aku belum selesai ngomong" teriakku ke kak choki

Choki masih fokus berjalan dengan lemas tiba tiba aliya menarik tangan tangan choki

" kak tunggu, kenapa jalannya cepet banget kak aku nga nolak " aku ngosngosan mengejar kak choki

" nga nolak apa" kata choki lemas

" nga nolak jadi pacar kamu" kata ku antosias

Choki membulatkan matanya sontak memeluk aliya " beneran kamu tidak becanda kan " choki meyakinkan

Aku menganggukkan kepala" iya aku tidak becanda" kata ku

Hmmm hmmm hmmm aku mendengar ada yang berdehem aku dan kak choki berbalik ke arah suara ternyata ohh ternyata kak rendra

" selamat kalian sudah jadian" kata rendra dingin dan berjalan

Aku dan kak choki hanya cengengesan seolah olah aku bahagia karena sudah jadian sama kak choki padahal biasa aja maaf ya kak choki bukannya aku bermaksud mempermainkan perasaan kaka


###

Sampai sini dulu gadis maaf kalau ceritanya terlalu maksa hehehe

Jangan lupa tinggalin jejak para readers  😀😀😀😊😊

Assalamualaikum

Sahabat Terbaik Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang