" sahabat you are the best for me"
***
Siapa ni orang yang meluk gue, suaranya seperti kak rendra, nga mungkin kak rendra kesini untuk apa coba dan jeng jeng jeng saat gue dorong lelaki tersebut dan ternyata benar kak rendra
" kak rendra " kata ku kanget banget lihat kak rendra sekarang ada si depan mata gue
" halo aliya, kamu nga kangen sama aku" kata rendra
" kak ngapain kesini ? Terus ica mana?" kata ku
" ica nga ikut kasini " kata rendra
" hoiii disini ada orang , bukan hanya kalian berdua" kata bian
Aku dan kak rendra menoleh kesamping
" siapa al" kata rendra bingung melihat lelaki lumayan tampan lah
" ooo ini dosen aku kak" kata ku " kak kenalin ini namanya pak bian dosen aku di kampus
Rendra menjulurkan tangan untuk berkenalan dengan bian tapi boro boro bian membalas juluran tangan rendra
" kenalin aku rendra" kata rendra
Satu detik, dua detik, tiga detik tidak ada respon dari bian
Ini orang jutek banget " al ngapain ke bandara malam malam gini" tanya rendra
" itu...kak temenin pak dosen jemput adiknya" kata ku
" ooo al kita pulang yuk" kata rendra
" pulang kemana kak" tanya ku bingung
" pulang ke rumah kamu lah" kata rendra
" ngapain ke rumah aku kak" kata ku bingung
" aku mau nginep di rumah kamu lah al" kata rendra
" apa..." kata ku kaget
" nga usah kaget gitu, aku sudah ijin kok sama mamah papah kamu tadi aku sudah telfon" jelas rendra
" tapi kak " kata ku bingung
" aliya kamu pulang sama aku sekarang" kata bian sambil menarik tangan aliya
" tapi pak katanya mau jemput adik bapak" kata ku ke pak bian
" adik saya bisa pulang sendiri" kata bian
Tiba tiba tangan aliya yang satu di tarik sama rendra
" lepasin nga tangan aliya " teriak bian
" maaf bro seharusnya saya bilang gitu lepasin tangan aliya, kamu tidak tau saya siapanya aliya" kata rendra
" emangnya kamu siapanya aliya " kata bian berteriak
" SAYA CALON SUAMINYA" teriak rendra nga mau kalah dengan bian
" hahahahaha calon suami " tawa bian mengejek rendra
" STOP...." teriakku nga kalah dengan dua mahluk itu" pak dosen biarin kak rendra ikut pulang dengan kita, nga ada pertanyaan lagi, kita pulang sekarang" kata ku menegaskan
" denger sendiri kan bro"kata rendra dengan senyum mengejek ke bian
Bian hanya mematung mendengar itu semua dan dadanya merasa panas
Dalam perjalanan pulang kerumah aliya suasana mobil hening banget kaya di kuburan aja
" kak rendra kesini mau apa?" tanya ku ke kak rendra
" mau mendengar jawaban dari lamaran kakak " kata rendra
Mobil bian tiba tiba ngerem mendadak
" astafirullah " kata ku kaget banget
" KALIAN BERDUA TURUN DARI MOBIL SAYA" teriak bian
" tapi pak, katanya mau antar saya pulang" kata ku
" denger berapa kali saya bilang jangan panggil saya pak lagi atau...sekarang saya nikahin kamu" kata bian dengan nada marah
" enak aja main nikahin calon istri orang" kata rendra marah
" kak rendra tidak usah di ladenin mending kita turun di sini aja " kata ku marah ke pak bian
Aku dan kak rendra turun dari mobil pak bian, mobil pak bian pun melaju sangat kencang
" kak kita naik taksi aja" kata ku ke kak rendra
" ok deh al" kata rendra
" kak maaf aku belum bisa jawab sekarang lamaran kakak" kata ku
" nga papa al, al kamu tidak punya perasaan kan sama orang gila tadi" kata rendra
" kak taxinya udah datang " kata ku mengalihkan pertanyaan kak rendra, aku juga bingung sukanya sama siapa yaaa ampun kepala ku bisa pecah kalau gini
Dalam perjalanan Pulang aku dan kak rendra nga ngobrol sama sekali, setibanya di rumah aku langsung masuk ke rumah
" mah..pah..aliya pulang" teriakku
"Eee udah pulang sayang" kata mamah
"Assalamualaikum tante" sapa rendra ke mamah aliya
" waalaikum salam ee nak rendra silahkan duduk nak" kata mamah aliya
" mah...kak..aku ke kamar dulu mau istirahat"kata ku
" iya al istirahat sana maaf kalau sudah ngerepotin " kata rendra
" nak rendra istirahat sana tante sudah siapin kamar " kata mamah aliya
" hmmm iya tante makasih, maaf kalau ngerepotim, tante boleh nga kalau aku nginep di sini satu minggu " kata ku ke mamah aliya
"Jangan sungkan nak, bisa dong nak rendra "
" makasih tante" kata ku bahagia banget di ijinin nginap walau cuma seminggu
***
Hmmm kak rendra nekat juga para readers demi mendengar jawaban aliya tentang lamarannya di bela belain ke negri singa, ajeb lah untuk kak rendra
Maaf para readers kalau ceritanya geje banget semoga kalian suka yaa 😀😀😀
Jangan lupa tinggalin jejak dong 😊😊tunggu lajutanya penasaran kan siapa yang akan jadi pendamping aliya, ikutin terus yaa karya aku 😂😂😂
Assalamualaikum
KAMU SEDANG MEMBACA
Sahabat Terbaik
HumorKehidupan aliya yang penuh kebahagiyaan selalu mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya, merasa hampa...aliya sering berandai-andai seandainya aku punya kaka hmmmm, di suatau hari kedua orang tua aliya memberikan kejutan ke anak semata wayan...
