lanjut 😇

43 1 0
                                        

"Sahabat ....aku seorang sahabat ,kamu seorang sahabat kita jadinya sahabat sejati"

***
Aliya yang sembunyi di belakang choki sesekali mengintip rendra yang ada di lantai dengan bibir sedikit berdarah, choki yang belum puas menghajar rendra maju dan mengepalkan tangan namun choki tidak jadi memukul rendra karna di tahan sama aliya "  sudah kak, kita pulang sekarang" kata ku menahan kak choki sambil memegang tangannya

Aku mengajak kak choki keluar rumah sakit, aku menoleh ke kak rendra kak rendra maafin aku cuman ku dalam hati

Rendra yang megusap  wajahnya  hanya senyum namun di balik senyumannya terlihat dari matanya begitu banyak kesedihan

Aku sama kak choki sudah sampai di depan rumah aku " kak makasih sudah jemput aku tadi" kata ku

" iya al sama-sama, kalau kamu di ganggu sama kak rendra kamu telfon aku aja, ok sayang " kata choki

Aku hanya mengangguk dan senyum ke kak choki

" al aku pulang dulu assalamualaikum" kata choki pamit

" waalaikum salam hati-hati di jalan" kata ku

Hari ini merupakan hari yang sangat melelahkan bukan leleh fisik namun lelah hati bagaimana tidak aku melihat kak rendra dengan sherin mesrah mesrahan, kak rendra yang ngusir aku dari ruangan ica tambah lagi kak rendra tiba tiba ambil hp aku, tunggu dulu hp, hp aku dimana " yaa ampun hp aku ketinggalan " teriakku

" dek sudah pulang, gimana keadaan ica ?" kata reza

" belum siuman kak, kak hp aku ketinggalan di rumah sakit" kata ku

" kamu bisa ambil nanti kalau jenguk ica lagi" kata reza santai

" kak ambilin yaa aku nga mau kerumah sakit" rengekku ke kak reza

Reza mengerutkan keningnya melihat adiknya merengek " kenapa harus kaka yang ambilin kamu mau kerumah sakit kan jenguk ica " tanya reza ke adiknya yang berubah jadi aneh biasanya kalau menyangkut ica pasti dia selalu siap naa ini , heran

" kak aku mohon ambilin " rengekku lagi sambil memohon ke kak reza

"Kenapa harus kaka, alasannya apa coba " tanya reza lagi

"Hmmmm alasannya karena nanti mama telfon aliya terus kalau bukan aku yang angkat nanti mamah kuatir " aku mencari cari alasan supaya kak reza mau ambilin hp aku meskipun alasannya nga nyambung sihh

Reza lagi lagi bingung melihat adiknya " alasan apa itu dek tidak nyambung banget kaka bilang apa alasan kamu tidak mau ke rumah sakit jenguk teman kamu" jelas reza

" kak aku mohon ambilin yaaa sekarang tapi, kak reza ganteng dehh " mohon ku ke kak reza sambil memuji ketampanan kak reza

" hmmm iya aku ambilin tapi nanti kalau ica sadar dan nanyaain kamu gimana " tanya reza lagi sambil melipat kedua tangannya di dada

" terserah kaka mau bilang apa yang penting ambilin hp aku" kata ku lagi

" jadi kaka pergi sekarang, beneran nga mau ikut" kata reza lagi

Sahabat Terbaik Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang