Ending

9.4K 379 9
                                    





T H E    S U R V I V A L

C H A P T E R

5 6







Don't ask me why, when I close my eyes I see you , and without knowing ,
tears fall .






∽∽∽















Kota London begitu indah , tak terungkap bicara mengekspresikan keindahan suasana malam di sini ,

Jam di pergelangan kiri aku lirik sekilas, jarum jam masih menunjukkan angka 8:56 malam. Tersisa lagi 4 minit untuk menemuinya seperti yang kami janjikan,




" jadi awak cuma ada 3 hari sahaja sebelum fly ke Seoul pulak ? "

Dia mengangguk kecil, bibir merah merekah tersenyum manis buatku sementara tangannya sibuk memakaikan shawl biri-biri di tubuhku memandangkan cuaca malam ini agak sejuk.



" kau dah book hotel kan ? " soalnya apabila usai memakaikan shawl itu ,


" yeah —— "

" good then, so malam ni kau rest and sleep well ... even kau dah terbongkang tidur tadi macam beruang hibernasi —— " selorohnya sebelum menyambung lagi , " esok .. lepas habis sahaja program kau ... kita date —— "


" dating ? Hum ... kalau saya lambat macam mana... program tu pun belum tentu habis puk —— "



" aku tunggu kau . " selarnya , tersenyum sumbing dengan tangannya naik mengemaskan dandanan rambutku, sungguh hati ini rasa bahagia... rasa ... disayangi... di..hargai...



" kalau lima tahun... aku boleh tunggu... inikan pula... beberapa jam . " ujarnya mendatar namun cukup manis di halwa telingaku.



" aku ... nak beri kau kenangan terindah tentang kita . Tentang kau ... dan aku ... " ujarnya lagi sebelum menghela nafas berat , mata kami saling bertaut lama , masing-masing tenggelam dalam kerinduan dan kehibaan sebelum tiba-tiba ada suara yang menyampuk ,



" miss , dah boleh keluar " tutur pramugari sama yang ku lihat merapati finn Qaees beberapa jam lalu . TAngannya disilangkan ke dada bersama renungan tajam menikam terus ke wajahku , sekilas anak matanya dilirikkan pada finn qaees .



" pilot Denis  nak jumpa you , kalau you rasa you dah habis merewang waktu bertugas " sinis tuturnya sebelum berpusing , meninggalkan kami berdua dengan bunyi tumit kasutnya .


Refleks aku toleh padanya , ingin menyoal soal hubungannya dengan wanita itu yang aku sejujurnya jelas terlihat riak cemburu dalam nada dan tindakannya namun dihalang dengan tekupan tangan finn qaees di bibirku



"  there is nothing happened between us ... as I've told you before ... you're the only one in my heart ... always you " tuturnya lembut separa berbisik  ,




" aku kena jumpa my krew first ... but aku akan pastikan aku datang waktu kita date tu ... and kau pun kena datang ok —— "










The Survival✔Where stories live. Discover now