"Jangan pernah terlalu menyayangi seseorang, karena kelak kita akan membencinya. Jangan pula terlalu membenci seseorang, karena kelak kita akan menyayanginya"
-Alda
Hari itu, mungkin sejarah bagi Alda. Seperti masa lampaunya dengan sesorang terulang kembali dengan orang yang berbeda. Alda merasa ini adalah karma baginya, dulu ia yg melakukannya. Namun, sekarang ia yang merasakannya.
"Gua ga berniat kyk gitu sama lu, cuma emg udah takdir nya kita,ka" gerutunya.
Bukan benci yang Alda rasakan, malah rasanya seperti ada yang membuatnya untuk terus berjuang, entah apa itu.
"Ini bukan akhir yang sebenarnya" batinnya berucap.
Maaf, maaf bila aku terus ada difikiranmu selalu membebani fikiranmu, tolong hapus fikiran mu tentang ku. Aku tak mau kamu lelah.
Hari terus berjalan, tak ada lagi yang bisa dibahas oleh mereka. Tak ada lagi ribuan kata yang berucap dimulut mereka. Tak ada lagi 1001 cerita yang biasa mereka ceritakan bersama. Saat itu, Alda sendiri bingung.
"Mengapa bisa seperti ini akhir nya? Sebelumnya masih baik baik aja. Padahal masih banyak yang mau gua ceritain sama lu kak." Bertanya-tanya.Comment dan jangan lupa vote ya kak😀

KAMU SEDANG MEMBACA
WHILE?
Teen Fiction-Alfiatunm Cerita kita menjelma di hidupku, namun bukan tuk selamanya melainkan sementara. Awalnya ku kira kau memang benar orang nya, ternyata aku salah. Maaf jika rasa ku begitu dalam padamu. Namun, terimakasih karena mu aku bisa melupakan kenanga...