BAB 4 - Kebenaran

5.1K 849 327
                                        

"Jaehyun hyung?" Panggil Jungwoo begitu dirinya masuk kedalam lingkaran lilin dan berdiri dibelakang pria tersebut.

Senyum terlukis diwajah pria tersebut, ia pun membalikkan tubuhnya.

Senyum itu memudar seketika ketika melihat Jungwoo lah yang berdiri didepannya.

Tzeesshh (entah itu suara hati siapa).

Hening.

"L-lucas hyung?"

"H-hai Jungwoo"

MAYBE - Lucas x Jungwoo


Lucas menunduk sebentar, ia mencoba menetralkan sesak yang mendadak dirasakannya, kemudian tersenyum.

Lucas mengambil kado besar yang terletak disampingnya, ia kemudian meminta Jungwoo untuk membuka pita kado tersebut.

Awalnya Jungwoo ragu, tapi karena penasaran, ia pun menuruti.

Wusshh

Banyak balon-balon dengan tulisan "WILL YOU MARRY ME?" berterbangan keluar begitu kado terbuka.

Hal itu sukses membuat orang-orang yang berada dipantai maupun sedang duduk-duduk di restoran pinggir pantai keluar dan berkumpul menyaksikan acara lamaran itu.

"H-hyung?" Jungwoo menatap Lucas dengan ragu.

Lucas tersenyum dan menggeleng pelan. "Bukan, bukan aku."

"Kau terkejut, baby?"

Jungwoo reflek menoleh kebelakang. Ya, tepat dibelakangnya Jaehyun berdiri dengan bunga ditangannya.

"H-HYUNGIEE!!!" Jungwoo langsung memeluk Jaehyun erat.

"Hahaha, merindukanku?"

"Sangat!!!!" Jungwoo memeluk Jaehyun sangat erat, ia menyalurkan rasa rindunya lewat pelukan. Demi papun Jungwoo sangat merindukan Jaehyun. Bagimana tidak? Jaehyun dan Jungwoo sudah 2 tahun berpisah karena Jaehyun melanjutkan pendidikannya di LA.

Jaehyun mencoba melepaskan pelukannya, tetapi gagal karena Jungwoo memeluknya terlalu erat.

"Sayang, lep-"

"Hiks."

"Hey, kenapa kau menangis?" Jaehyun mengusap punggung Jungwoo yang bergetar.

"Sayang?" Panggil Jaehyun tetapi tidak ada respon dari Jungwoo.

"Hey, kalau kau terus seperti ini, kapan aku bisa mulai acara lamarannya? Hm?" Tanya Jaehyun, tapi tetap tidak mendapat respon dari Jungwoo.

Jaehyun melirik Lucas -mencoba meminta bantuan, tetapi nihil. Lucas memang masih ada disitu, memandangi dua sejoli yang sedang berpelukan didepannya, tetapi dengan tatapan kosong.

Jaehyun membuang napasnya pelan. "Baiklah, dalam hitungan ke-5 dan kau tidak melepaskan pelukanmu, aku akan membatalkan acara lamaran ini."

"Satu.."

"Dua.."

"Tiga..."

"Empat.."

"Lim-"

"Baiklah baiklah." Ucap Jungwoo kemudian melepaskan pelukannya. Ia memanyunkan bibirnya, dan saat itu juga satu bulir airmata lolos lagi.

Jaehyun gemas dibuatnya. Bagaimana tidak? Wajah Jungwoo terlihat seperti anak kecil yang merajuk dan menangis karena tidak diberikan eskrim.

Jaehyun terkekeh pelan dan mengusap airmata Jungwoo. "Jangan menangis, ekspresimu itu justru membuatku ingin memakanmu sekarang juga." Bisik Jaehyun yang kemudian di hadiahi satu pukulan sayang dari Jungwoo di lengannya.

MAYBE - caswoo (Lucas x Jungwoo)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang