Seorang CEO muda yang biasa bersikap dingin kini berubah menjadi sikap yang hangat.
Siapakah yang membuat sikapnya berubah?
Penasaran?
Baca yuk!
Silahkan mampir!
Hari ini Baekhyun tidak ke perusahaan KMS karena hari ini libur, jadi ia memutuskan untuk berjalan-jalan bersama Yoo mi walaupun sedikit canggung karena ia tidak tahu topik apa yang bagus di bicarakan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mereka berjalan di sekitar taman dan melihat pemandangan di sekitarnya
Indah!
Batin Yoo mi, ia merasa nyaman dan segar menatap pemandangan ini apalagi di tambah dengan satu pria yang berada di sampingnya itu
Baekhyun menghirup udaranya, ia merasa sangat damai di sini apalagi bersama gadis yang masih ia bingung dengan perasaannya ini.
'Baekhyun' akhirnya Yoo mi membuka mulut duluan untuk memecahkan keheningan ini.
'hmm' gumam Baekhyun yang masih menghirup udara segar ini sambil menutup matanya dan tangannya di silangkan di depan dadanya.
'Ayo kita pergi makan' ajak Yoo mi ia sudah lapar sedari pagi sampai sekarang ia belum makan, Baekhyun juga baru sadar kalau ia juga belum makan.
'Kajja!' ujarnya langsung menarik tangan Yoo mi
Mereka pergi ke sebuah restaurant kecil dekat taman tadi, walaupun restaurant nya kecil tapi ramai pengunjung
'Kau mau pesan apa?' tanya Baekhyun pada Yoo mi yang sedaritadi hanya melihat isi menu
'Aku bingung ingin memesan apa' jawabnya sambil mempoutkan bibirnya hingga membuat Baekhyun terkekeh melihatnya
'Biar aku saja yang memesankan untukmu' balas Baekhyun, ia langsung memesan makanan untuk Yoo mi. Yoo mi menundukan kepalanya dan sekarang pipi nya memerah entah kenapa pipi nya bisa begitu.
Sekarang mereka berdua tinggal menunggu makanan mereka datang. Baekhyun ingin mengobrol dengan Yoo mi tapi ia tidak punya topik begitupun dengan Yoo mi.
'Ini pesanannya Tuan, Nona'
'Silahkan menikmati' Ucap pelayan restaurant lalu beranjak pergi
'Selamat makan!' seru Yoo mi yang kemudian melahap makanan nya, Baekhyun mengangguki seru Yoo mi.
0o0
Malam ini Yoo mi hanya berada di kamarnya karena dari pagi sampai sore ia berjalan dengan Baekhyun.
Ia sangat senang menjadi sekretaris pribadi Baekhyun karena jika Baekhyun kemana pasti ia ikut dan seperti sekarang, Baekhyun selalu mengajaknya jalan-jalan. Ia tidak mau menyia-nyia kan kesempatan ini karena ia tidak mungkin bisa ke sini. Untuk makan 3 kali sehari saja ia sudah bersyukur.
Sementara Baekhyun merasa bosan di kamarnya ia berpikiran untuk jalan-jalan sebentar di luar untuk refeshing otaknya itu.
Waktu ia berjalan tanpa sengaja ia bertemu lagi dengan gadis cinta pertamanya itu yang membuatnya sakit hati.
'Baekhyun!?' panggil Hana sambil menampilkan deretan gigi putihnya Baekhyun hanya tersenyum tipis sangat tipis dari biasanya.
Hana lalu menghilangkan senyumannya itu, percuma ia tersenyum lebar tapi orang yang di hadapannya ini tidak menampilkan senyuman yang dulu ia lihat.
'Baekhyun, kenapa kau menjadi seperti ini dengan ku?'
'Apa karena dulu aku menolak cinta mu? Aku punya alasan karena menolak cinta mu' lanjutnya lagi dengan mata berkaca-kaca tapi Baekhyun tidak gampang luluh pada gadis yang ingin menangis ia menganggap itu hanya akting saja untuk memikat orang supaya luluh padanya.
'Apa alasannya kau menolak nya? Jelaskan' tanya Baekhyun ia penasaran kenapa Hana menolak cintanya
'Karena aku dijodohkan dengannya tapi aku tidak mau, jadi kedua orangnya bilang aku harus mencoba melakukan pendekatan pada putranya....' jelas Hana terpotong oleh Baekhyun
'Dan kau menyetujuinya?' ketus Baekhyun di anggukki pelan oleh Hana
'Kau bodoh!' ketus Baekhyun, Baekhyun kesal padanya. Ia tidak memikirkan hati Baekhyun yang sakit karena cintanya di tolak
'Aku memang bodoh Baek hiks...' ucap Hana kini ia menangis. Ia merasa bersalah pada Baekhyun yang dulu menolak cintanya itu.
Seketika Baekhyun membeku mendengar Hana memanggilnya 'Baek' itu sebutan kesayangan untuk Baekhyun dari Hana dan Yoo mi juga tanpa sengaja pernah menyebut nama 'Baek'. Itu mengingatkan nya kembali ke masa lalu ia bersama Hana.
Tapi Baekhyun tidak luluh dengan alasan Hana karena cinta untuk nya itu sudah pudar karena seseorang yang sekarang dan seterusnya akan bersamanya.
'Itu nasib mu Hana, percuma sekarang menangis di hadapan ku, aku tetap tidak akan menerima mu lagi' ketus Baekhyun membuat Hana membulatkan matanya, percuma ia menangis di depan Baekhyun karena ia tidak mungkin lagi akan luluh padanya.
Lalu Baekhyun pergi dari hadapan Hana, Hana mengepalkan tangannya ia sangat marah pada Baekhyun apalagi dengan Yoo mi
Akan ku balas perbuatan kalian!
Batin Hana, ia berpikir untuk menghancurkan Baekhyun dan Yoo mi, apa Hana bisa? Mari kita lihat ke depannya lagi.
Baekhyun berjalan dengan wajah datar dan sedikit kesal itu, setelah bertemu dengan Hana wajahnya menjadi kesal seperti itu. Dan ia melihat ada sebuah klub malam ia berniat untuk masuk ke sana untuk menenangkan dirinya
Baekhyun termasuk orang yang jarang ke klub, jika ia ke klub berarti ia ada masalah atau di ajak oleh sahabatnya Chanyeol.
Ketika Baekhyun melangkah masuk ke klub ada seseorang mengikutinya dari belakang.