Happy Reading!
Baekhyun benar-benar menyesal karena ia terlambat mengakui perasaannya pada Yoo mi. Ia serasa menjadi orang yang tidak berguna.
Sekarang ia pergi ke tempat sahabatnya Chanyeol, ia juga meminta bantuannya.
'Bagaimana bisa? Dia menghilang begitu saja? Pasti ada orang yang dendam padanya'
'Dendam? Selama dia bekerja dengan ku, ia tidak pernah bermasalah dengan orang dan di kantor juga tidak pernah malah mereka suka berteman dengannya' jelas Baekhyun, Chanyeol mengerut bingung setelah mendengar penjelasan Baekhyun.
Jika Yoo mi tidak pernah membuat masalah kenapa ia bisa hilang tanpa siapa yang tahu. Baekhyun juga sedang berpikir dan ia berpikir sejenak tentang kejadian Hana
'Apa mungkin Hana ada di dalam hilang nya Yoo mi?' tutur Baekhyun pelan seketika Chanyeol menatap Baekhyun.
'Hana? Ya Hana, bisa jadi Hana' ucap Chanyeol
'Kau pernah bilang kalau selama di Tokyo kau pernah bertemu dengan Hana dan Hana pernah menyiram air ke Yoo mi' jelas Chanyeol dan Baekhyun baru menyadari kalau Hana punya dendam dengan Yoo mi dan dengannya.
'Dan bisa saja dia juga dendam denganku, karena aku tidak menerimanya lagi' tambah Baekhyun di anggukki Chanyeol.
'Chanyeol, apa kau punya teman yang bisa mencari informasi?' tanya Baekhyun, Chanyeol tengah berpikir dan ia menganggukkan kepalanya
'Ada, tunggu aku hubungi dia dulu' tuturnya sambil merogoh sakunya mengambil ponselnya.
'yeoboseyo'
'...'
'Tao, bisa kah kau mencari orang yang bernama Hana? Choi Hana dulu dia tinggal di seoul dan pindah ke Tokyo, dan sekarang aku belum pasti ia dimana. Bisa kau lacak dia dimana sekarang?' jelas Chanyeol panjang lebar sedangkan Baekhyun berharap teman Chanyeol bisa melacaknya
'.....'
'Baiklah, aku akan menunggu'
Chanyeol menutup ponselnya sedangkan Baekhyun memijat keningnya, ia merasa frustrasi dan merasa kehilangan.
Baekhyun baru menyadari kalau ia bodoh, kenapa saat Yoo mi menyatakan perasaannya tapi Baekhyun acuh tak acuh.
Ia benar-benar menyesal sedangkan Chanyeol mengerut bingung kenapa Baekhyun kelihatan seperti orang patah hati, ia seperti tidak mempunyai semangat hidup semenjak Yoo mi hilang.
'Baekhyun, apa kau menyukai Yoo mi?' tanya Chanyeol penasaran, Baekhyun mengangguk pelan.
Chanyeol membulatkan matanya,
'Kau mencintainya?'
'hmm' gumamnya, Chanyeol semakin terkejut. Pantes saja Baekhyun khawatir sekali sampai-sampai ia tidak makan.
Sekarang Danny akan membawa Yoo mi ke negeri China, ia akan di sekap di hutan sampai ia mati. Hana sungguh kejam, tapi Danny tidak. Danny memberi nya makan tapi Danny tidak membebaskan Yoo mi, ia takut Yoo mi melaporkannya kalau ia bekerja sama dengan Hana.
'Kita mau kemana?' tanya Yoo mi lemas, ia di ikat beberapa hari jadi seluruh tubuh nya lemas.
'Kau tidak perlu tahu, kau hanya ikut saja dengan ku' ketusnya, ia menatap Yoo mi kesal. Sedangkan Yoo mi pasrah karena ia sudah tidak punya tenaga untuk kabur.
0o0
Hari ini Hana pergi ke China untuk melihat keadaan Yoo mi, setelah itu ia baru merencanakan sesuatu untuk menghancurkan Baekhyun.
Sedangkan di tempat lain.....
Baekhyun sekarang menunggu informasi dari sahabatnya. Wajahnya pucat, ia tidak mau makan karena terlalu memikirkan Yoo mi.
'Baekhyun makanlah' bujuk Chanyeol.
Chanyeol mendengus kesal pada Baekhyun. Dan ia tidak pernah melihat Baekhyun seperti ini, dulu Hana meninggalkannya tidak separah itu.
Dulu Hana meninggalkannya ia menjadi pria dingin dan datar, ia tidak pernah tidak makan dan ia juga tidak pernah sesakit itu.
Kali ini beda, Baekhyun tidak mau makan, ia menunggu informasi.
'Baekhyun! Jika kau tidak makan bagaimana kau bisa menemukan Yoo mi'
Chanyeol mencoba membujuknya agar Baekhyun makan karena sudah beberapa hari Baekhyun hanya minum air putih saja.
'Apa aku makan otomatis Yoo mi bisa di temukan?'
Skakmat!
Chanyeol membeku ketika Baekhyun menjawabnya,
'Ma-maksudku jika mereka sudah berhasil melacak Yoo mi di mana, nantinya kita tinggal pergi'
'Dan kau juga bisa pergi membawa Yoo mi pulang' jelas Chanyeol, ia menutup matanya dan telinganya ia tidak mau mendengar Baekhyun marah lagi
'Benar katamu' jawabnya membuat Chanyeol bernafas lega.
0o0
Kini Yoo mi berada di perhutanan yang tidak ada penghuni sama sekali.
'Hey..ini makanlah' ucap Danny sambil membawa nampan makanan untuk Yoo mi.
'Kenapa kau baik sekali dengan ku?' tanya Yoo mi curiga, padahal ia menyakapnya tapi sikapnya baik.
'Kau curiga padaku?'
'Baiklah akan ku jelaskan kenapa aku baik padamu' lanjutnya, ia pun duduk di kursi yang tersedia di dalam sana
'Aku hanya di suruh oleh Hana, aku memberi mu makan bukan hubungannya dengan Hana. Aku tidak tega melihat seorang gadis di sekap dan tidak di beri makan. Hana memang sadis tapi sebenarnya ia gadis baik. Dan hari ini ia akan berkunjung ke sini untuk melihat keadaan mu, jadi kau jangan beritahu nya kalau aku memberimu makan' jelas panjang lebar Danny membuat Yoo mi sedikit tenang kalau Danny bukan pria yang seperti ia pikirkan sebelumnya.
Danny memang pria yang baik begitupun Hana. Sebenarnya Hana gadis yang baik, karena ke egoisannya ia menjadi seperti ini.
'Gomawo Danny' ucap Yoo mi sambil tersenyum.
Kring....kring....
'Yeoboseyo'
'Baek, aku sudah menemukan dimana Yoo mi!'
Tbc
Hai readers!
Aku akan up tiap hari karena aku mau tamatin cerita ini, soalnya aku bakal sibuk dengan tugas di sekolah ku karena aku masih seorang pelajar.
Thanks ❤❤❤
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bos [Complete] ✅
FanfictionSeorang CEO muda yang biasa bersikap dingin kini berubah menjadi sikap yang hangat. Siapakah yang membuat sikapnya berubah? Penasaran? Baca yuk! Silahkan mampir!
![My Bos [Complete] ✅](https://img.wattpad.com/cover/131087879-64-k74043.jpg)