Setidaknya // Pena Hitam
Harusnya aku bahagia melihatmu tersenyum. Entahlah.
Saat sebab senyummu bukan aku. Saat pemantik bahagiamu bukan aku.
Aku tak bisa tersenyum saat kau tersenyum.
Mungkin cukup menjadi seorang yang kau datangi saat butuh. Menjadi sandaran atas tangismu. Setidaknya dengan itu kau masih mengingatku. Meski pahit tak terelak rasanya.
