hanya memuja

61 13 0
                                        

untukmu pria di ujung sana,
yang bergumam tanpa didengar oleh siapapun
yang tersenyum semanis kismis
yang tak pernah menangis walau semesta meringis

aku mengaggumimu
mengintip malu-malu
dari balik rerimbunan

kau auriga dan aku lyra
kau di langit utara
dan kau di timur laut
yang tersenyum tanpa raut cemberut

semesta berkonspirasi dalam
mempertemukanku denganmu
tidak bermaksud menggangu
jadikan ini angin lalu
yang terbawa oleh pilu
jangan khawatir aku hanya memujamu
bukan memujimu

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 20, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Pena HitamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang