Cukup

209 50 0
                                        

Cukup // Pena Hitam

Ada sebuah pesan singkat darimu masuk ke ponselku. Aku membukanya, membaca isinya. Ah ternyata pesan singkat itu lagi.

Aku menjawabnya, "iya?"

Aku menghela nafas, sudah lima hari aku tunggu kembali balasanmu. Tapi sampai detik ini tak kunjung kabar.

Aku sangat lelah. Lagi-lagi kamu menyapaku dan sedetik lainnya menghilang begitu saja. Aku lelah untuk terluka, pulih dan kembali terluka lagi karena kamu.

Cukup malam itu saja aku menghubungimu kembali. Malam ini dan malam yang akan datang, aku tidak akan menghubungimu lagi.

Akan ku hapus semua obrolan di ponselku. Biarkan obrolan kita ikut menghilang. Berikut dengan perasaanku padamu.

Pena HitamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang