" Apa itu...malaikat ?"
" Hm ? Kau mengatakan sesuatu Jongdae ?"
" Ah tidak...aku hanya berbicara sendiri "
Baekhyun mengangkat bahunya sebelum melanjutkan kembali bacaan bukunya.
Sementara itu, pandangan Jongdae masih saja terfokus ke jendela.
Ia yakin dia melihat sosok malaikat. Malaikat berwajah mungil nan mempesona dengan tatapan setajam elang.
Jongdae tidak menyadari bahwa hatinya mulai berdegup kencang tiap kali memikirkan sesosok malaikat tersebut.
Apa ini yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama ?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Kau sudah sampai tujuanmu "
" Eh ?"
Minseok mendarat di depan sebuah gerbang raksasa dengan berbagai ukiran malaikat yang terbuat dari emas. Ong terkagum dibuatnya.
" Ini adalah gerbang Pengadilan Dewan Tinggi. Disini, selama 30 hari, segala perbuatanmu akan di sidangkan dan ditimbang . Jika kau lulus, kau bisa masuk surga tertinggi dan bahkan menjadi malaikat, " jelas Minseok.
" Aku, seorang pencabut nyawa , tak mempunyai izin untuk masuk kesana . Tugasku sampai disini, kau akan dipandu masuk oleh seorang malaikat "
Tak lama setelah Minseok selesai menjelaskan, pintu gerbang tersebut terbuka dan menampilkan sosok Junmyeon.
" Halo, kau pasti Ong Seungwoo ?" Ucap Junmyeon sembari tersenyum hangat
" I-iya "
" Baguslah. Lewat sini "
Junmyeon bergeser sedikit dari pintu tersebut, sehingga Ong bisa masuk.
" Kalau begitu, saya pamit dahulu. Sampai jumpa lagi, Kim Minseok " ucap Junmyeon membungkuk pada Minseok.
" Tch. Terserah " Minseok memakai hoodienya lalu membentangkan sayapnya dan mulai terbang menjauh. Sementara itu, Sehun masih saja terbeku memperhatikan Junmyeon.
Junmyeon yang menyadari tatapan Sehun pun tersenyum padanya. Spontan , Sehun reflek mengepakkan sayapnya dan mulai terbang pergi.
Sehun menyempatkan menengok ke arah belakangnya dan menemukan Junmyeon masih disana, tersenyum dan melambaikan tangannya pada Sehun
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Kau darimana saja ? "
Tanya Minseok ketika Sehun akhirnya tiba .
" Urusan " jawabnya singkat.
Minseok menghela nafas. Anak ini...
" Apa yang sedang kau lihat ?" Tanya Sehun untuk mengalihkan topik pembicaraan lantaran tatapan Minseok yang semakin membuatnya tak nyaman.
Saat ini mereka sedang duduk disebuah ranting pohon yang berada di halaman rumah sakit.
" Itu ," Minseok menunjuk ke jendela yang kebetulan berada didepan mereka. Isinya terdapat empat orang pemuda yang tengah bercanda ria. Dua orang memakai baju pasien, salah satunya tengah duduk di kasur rumah sakit dengan infusan yang masih setia menempel ditangannya dan satu lagi tengah duduk disampingnya sementara dua orang lagi berdiri disamping kasur. Mereka terlihat sangat bahagia.
Minseok menunjuk ke arah salah satu pemuda yang mengenakan baju pasien, " Do Kyungsoo, umur 25, dijadwalkan untuk penjemputan 7 hari dari sekarang "
" Dan satu lagi...Kim Jongdae, umur 26 , dijadwalkan untuk penjemputan 1 bulan dari sekarang " lanjut Minseok menunjuk ke arah pemuda dengan infusan ditangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Grim Reaper [ ChenMin ]
Fanfiction[ COMPLETED ] " Jatuh cinta pada manusia merupakan sebuah larangan keras " Tapi apa jadinya jika seorang pencabut nyawa , yang terkenal dingin dan efisien dalam pekerjaannya , jatuh cinta pada seorang manusia yang rapuh ? Best Rank : No.1 in #KimJon...
![Grim Reaper [ ChenMin ]](https://img.wattpad.com/cover/137750667-64-k236663.jpg)