" 3 jam lagi untuk penjemputan " ucap Minseok sambil menatap jam pasir kehidupan Baekhyun.
Yixing masih saja terdiam.
Mereka kini berada di pusat kota, lebih tepatnya didepan café tempat Baekhyun bekerja . Banyak orang yang berlalu-lalang masuk ke dalam café tersebut , sekedar melepaskan capek ataupun meminum kopi hangat sebentar.
Yixing menatap Baekhyun yang tengah berada didalam cafe, sibuk melayani pelanggan. Ia ikut tersenyum melihat Baekhyun tersenyum ceria sambil melayani pelanggan.
" Tenang malaikatku...aku akan menjagamu " gumam Yixing
" Kau mengatakan sesuatu Yixing ? "
" Tidak ada apa-apa kok hyung "
Yixing tersenyum tapi tidak sampai matanya. Entah mengapa senyumannya mencurigakan bagi Minseok. Tapi Minseok memilih untuk membuang prasangkanya jauh-jauh dan kembali fokus pada jam pasir kehidupannya Baekhyun.
1 jam kemudian, pengunjung mulai berkurang sehingga para pegawai bisa istirahat sebentar.
" Aku akan keluar sebentar !" Ucap Baekhyun membuka pintu café .
Ia terlihat ingin menyeberangi jalan, bersama beberapa pejalan kaki lainnya.
Lampu penyeberangan menunjukkan warna hijau , para pejalan kaki pun berhamburan menyeberangi jalan termasuk Baekhyun.
" Sudah saatnya " ucap Minseok. Yixing menelan ludah kasar.
Tiba-tiba saja, sebuah mobil yang entah darimana datangnya , menuju ke arah Baekhyun sontak membuat Baekhyun terkejut. Seluruh tubuhnya membeku, ia tidak bisa bergerak.
Minseok sudah siap dengan sabitnya untuk mengambil nyawa Baekhyun namun tepat saat mobil tersebut akan mengenai Baekhyun, Yixing mendorongnya sehingga mobil tersebut gagal mengenainya. Baekhyun terhempas ke depan, dengan kepalanya yang mengenai aspal sehingga ia tidak sadarkan diri. Orang-orang mulai mengerumuninya , ada juga yang menelfon ambulans.
Minseok masih membeku melihat kejadian yang terjadi. Tiba-tiba saja , jam pasir Baekhyun mengalir kembali.
Seorang Byun Baekhyun baru saja menghindari kematian.
Sementara itu, Yixing masih berdiri terdiam disamping tubuh Baekhyun yang tidak sadarkan diri.
" Hyung...maafkan aku " gumamnya sebelum masuk ke dalam tubuh Baekhyun.
" Yixing !!!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Ughh...aku dimana ?" Baekhyum terbangun disebuah tempat asing. Sebuah ruangan yang putih. Disana kosong, tidak ada orang lain selain dirinya. Ia tak ingat banyak, ia hanya ingat ia tengah menyeberangi jalan dan tiba-tiba saja sebuah mobil datang ke arahnya dan....apa ia sudah mati ?
" Baekhyun..."
Baekhyun menoleh ke arah belakang dan menemukan Lay tengah berdiri disana sambil tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Grim Reaper [ ChenMin ]
Fanfiction[ COMPLETED ] " Jatuh cinta pada manusia merupakan sebuah larangan keras " Tapi apa jadinya jika seorang pencabut nyawa , yang terkenal dingin dan efisien dalam pekerjaannya , jatuh cinta pada seorang manusia yang rapuh ? Best Rank : No.1 in #KimJon...
![Grim Reaper [ ChenMin ]](https://img.wattpad.com/cover/137750667-64-k236663.jpg)