Seokjin berjalan menuju rumahnya, ia merasa bingung dengan kemana perginya Bora? . Ide milintas dipikirannya, ia berlari menuju kamarnya. Seokjin sibuk mencari buku tahunan SMA miliknya, tapi sesaat kemudian Seokjin baru ingat kalau dia tidak meluluskan SMAnya di Korea, melainkan di New York. Otomatis Seokjin tidak mendapati buku tahunan yang sama. Seokjin kemudian memiliki ide lagi, ia mencari buku tahunan SMP miliknya. Mungkin ia dan Bora tidak satu SMP, tapi dia satu SMP denagan Hosoek. Seokjin mencari profil tentang Jung Hosoek, kemudian Setelah menemukannya ia langsung menelponnya. Seokjin berharap nomor Hosoek tidak ganti.
"Halo, dengan siapa ini?" Tanya seorang pria tersebut.
"Apa betul ini Jung Hosoek? "
"Iya saya Jung Hosoek, anda siapa ya?""Ya ampun J-hope kau gak ingat aku siapa?"
"Siapa sih, tunggu-tunggu Jin ya?!""Yo...tepat sekali"
"Oh my god, udah lama baget gak ketemu, kabarmu giman baik?""Iya baik, kabarmu sendiri gimana?"
"Aku baik kok, kamu masih di New York? ""Eemm...kira-kira aku dimana?"
"Ya gak tau lah emang aku tuhan apa bisa tau seseorang lagi dimana?""Hahaha...iya juga sih, aku sekarang di Korea. Dan selamanya aku akan di Korea!"
"Wah kita harus ketemuan!""Iya, tapi dimana?"
"Dikafe deket SMA aja, Kafe yang biasa buat nongkrong loh,""Oh iya ya ya, jam 2 siang ya sekalian makan siang,"
"Oke,""Sekalian ajak Jimin, Mpi, Seulgi, sama Bora ya,"
"Loh tapi bukannya Bora...""Ah pokoknya ajak mereka berempat, tenang aku yang traktir, oke bye!" Seokjin mematikan ponselnya.
Ternya ponsel miliknya baterainya tinggal sedikit, Seokjinpun mencolokkan kabel pengisi baterai keponselnya. Dan Seokjin men-shut down ponsel miliknya, dan meninggalkannya.
Jam 2 siang.
Seokjin melangkahkan kakinya menuju kafe yang ia tuju. Kemudian ia mendapati teman lamanya itu. Seokjin tersenyum dan mempercepat langkah kakinya, kemudian ia menyapa teman-temannya itu "Halo semua!".
"Wah Jin!" Teriak mphi, atau Taehyung.
"Weh...udah lama banget gak ketemu," kata Jimin sambil memeluk Seokjin.
"Wah Jin kamu kapan sampai ke Korea? " tanya Seulgi.
"Tadi jam 7 pagi,".
"Wah gak ngasih kabar," celoteh mpi.
"Iya gak tau nih si Jin udah pergi ke New York 10 tahun, gak ada kabar lagi," kata Jimin.
"Eh si Bora mana kok gak datang?" Hening tidak ada yang menjawab.
"Kok malah pada diam sih?, kan aku nanya,".
"Eemm...sebenarnya Bora itu..." belum selesai berbicara mulut Hosoek sudah ditutup oleh Jimin.
"Bora itu kenapa?" Lanjut Seokjin.
"Anu Bora mungkin datangnya agak telat, ya gak guys!" Kata Seulgi, berusaha untuk mencairkan suasana.
"Oh iya benar kata Seulgi, kan sekarang Seoul udah lumayan macet gak kaya dulu waktu kita SMA," bales Taehyung dengan muka yang lumayan gerogi.
"Iya ya, bener," kata Jimin sambil melepaskan tangannya dari mulut Hosoek.
"Ah ya ampun kaya gitu aja pada gerogi, santai kali ngomongnya. Gak usah nutup-nutupin mulutnya J-hope," kata Seokjin tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
10 days with you-Kim Seokjin (ENDED)
FanfictionCerita ini pernah menduduki tranding 21 di #btsjin Cerita ini telah berasih menjadi nominasi di #wattys2019 Cerita ini pernah menduduki tranding 5 di #sortstory ***** "Aku sangat menyesal telah menggalkan dirimu terlalu lama, Aku menyesal kenapa aku...
