Part 23 : Revealed

1K 129 27
                                        

Kim Sohyun's POV

Aku tak habis pikir. Sungguh. Jadi seperti itulah sosok wanita yang selama ini aku rindukan?

Ia sama sekali tidak memelukku walaupun ini sudah beberapa tahun sejak kami berpisah. Tidak. Bukan berpisah.. tapi dia yang meninggalkanku.

Kenapa dia harus muncul di depanku? Dan yang mengejutkannya lagi...

..selama ini.. Irene si primadona sekolah adalah anak tirinya??

.

.
"Bukankah kau mengenalnya huh? Bagaimana selama ini hidup tanpa seorang ibu disisimu? Bagaimana rasanya kau ditinggalakan ibumu yang jelas-jelas merebut suami orang?"

.
.
.

Merebut suami orang?

Pastilah aku begitu bodoh selama ini. Appa benar. Eomma adalah jalang yang menggoda pria lain yang sudah punya keluarga.

Bagaimana eomma selicik itu? Pantaskah dia kupanggil eomma??

Aku merebahkan badanku ke sofa begitu aku sampai rumah. Tak henti-hentinya air mataku mengalir..untuk hal sia-sia ini!

Sesungguhnya wanita itu tak pantas aku tangisi. Pada kenyataannya, apakah ia pernah menitikkan sebutir saja air matanya padaku? Apa dia peduli denganku?

Aku pusing! Aku pusing memikirkan semua problema ini. Aku bisa saja mati muda karena terlalu banyak berpikir. Namun, apalah dayaku? Aku harus tetap kuat. Aku tidak mau menyerah pada hidup begitu saja!




Braakk!!






Suara pintu depan terdobrak keras.

Ahh... pasti Appa sudah pulang! Aku menghela nafas kasar. Setidaknya aku siap disiksa lagi olehnya, karena aku sudah dalam keadaan frustrasi kali ini.

"Heiii!!! Sudah pulang huh??
"Buatkan aku makan malam!"

Aku segera beranjak ke dapur. Dan membawakannya makan malam sederhana.

"Apa ini??!! Cuih!! Apa kau pikir aku ini kambing!! Makanan sampah macam apa ini??"

"Buat yang lain! Yang enak!"

"Appa.. kita hanya punya ini di dapur. Kita juga kehabisan bahan makanan.."

Grebb!!

"Aw.. appa! Sakitt... aaa..rggh"

"Cepat buat atau aku botakkan kepalamu ini!"

"Ta-tapi.. ti-tidak ada uang.."

"Kau kan sudah bekerja bodoh! Pakai uangmu! Buat apa kerja kalau uang hanya disimpan saja!!"

"Uang itu aku kumpulkan untuk biaya sekolah ku, Appa.."

Grebb!!

"Yak! Aku sudah siap menggunakan puntung rokok ini untuk membakar rambutmu! Kau mau huh?"

Ces..

"Aaww.. Appa... aar..gh.. panass.. panas.. aa.."

Appa menggosokkan puntung rokoknya yang masih menyala ke lenganku. Sementara satu tangannya lagi semakin menjambak kuat rambutku.

Sakit.. pedih..

Dan diaaat seperti ini aku selalu membutuhkan Taehyung..

Taehyung??

Tolong aku...







.

.

Recondite (Kth X Ksh) ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang