Karena gak selamanya cinta pertama itu bakal indah.
***
Tin... tin... tin...Aku terbangun seketika mendengar suara klakson mobil di halaman rumahku. Rasanya baru saja memejamkan mata, sudah pagi lagi. Aku terpaksa membuka mataku yang masih berat ini.
Tok... tok.. tok...
Suara pintu diketuk terdengar di kamarku.
"Non, ada teman sekolahnya menunggu." Ujar bibik dari balik pintu.
"Siapa?" Tanyaku dengan suara yang masih terdengar berat.
"Bibik tidak tau non. Segera mandi kemudian turun." Ujar bibik yang di ikuti langkahnya meninggalkan depan kamarku.
"Ahh... lagi-lagi tidurku terganggu." Gumamku.
Kusegerakan mandi dan menemui tamu yang menunggu.
"Arvin? Ngapain disini?" Tanyaku heran.
"Jemput kamu lah. Buruan princess! Lama banget sih." Ujar Arvin dengan memasang wajah tersenyum manis.
"... kok?" Ucapanku terhenti.
"Gak usah banyak tanya. Udah ayo berangkat!" Jawab Arvin.
Kami bergegas menuju ke mobil dan meninggalkan kompleks. Arvin menyalakan radio di mobilnya. Terdengar alunan lagu Adera - lebih indah.
Dan kau hadir merubah segalanya menjadi lebih indah.
Kau bawa cintaku setinggi angkasa membuatku merasa sempurna.
Dan kau membuatku utuh tuk menjalani hidup.
Berdua denganmu selama-lamanya kaulah yang terbaik untukku.Tak aku sadari, aku dan Arvin serempak menyanyikan lagu itu. Aku sempat memasang wajah tersipu.
"Nggak, nggak, nggak! Aku gak boleh baper gitu aja dong." Ucapku dalam hati.
"Kenapa Vel?" Tanyanya.
"... eh enggak papa kok." Jawabku dengan suara samar-samar.
Tak terasa lamunanku buyar seketika aku di sadarkan Arvin untuk mengingatkan bahwa sudah sampai di depan sekolah. Arvin memarkirkan mobilnya tepat di sebelah kanan mobil BMW berwarna hitam.
"Sepertinya aku mengenal itu mobil, siapa." Ucapku dalam hati.
Mike nugoro keluar dari mobil bmw berwarna merah hitam di ikuti langkahnya yang membuka kan pintu sebelah kiri. Terlihat ada sosok perempuan bersamanya. Mike berjalan dengan tangan seolah merangkul pundak perempuan itu.
Jlebb...
"Astaga sakit sekali." Batinku.
"Are you okay?" Tanya Arvin padaku.
"I'm okay. Aku turun dulu ya. Nanti temui aku." Ucapku yang bergegas pergi.
Aku percepat langkahku untuk menuju kelas seolah tak melihat apa yang tak kulihat tadi.
"Kok wajah kamu gak ceria itu, kenapa?" Tanya Salma seketika.
Salma memandangiku penuh tanya di dalam hatinya.
"Pagi-pagi udah ngegosip aja kerjaan kalian!" Ujar Mike yang sekarang berdiri di antara aku dan Salma. Aku memasang wajah tersenyum lebar, seolah aku menutupi lukaku karenanya.
"Aku mau cerita!" Ujar Mike lagi.
Aku dan Salma hanya memasang wajah banyak tanya.
"Aku pacaran sama Dhea. Cocok kan?" Ujar Mike seketika.

KAMU SEDANG MEMBACA
HARI BERSAMANYA
Historia CortaAku ingin terbang setinggi mungkin meski aku tahu sakitnya jatuh berkali-kali. Apa jadinya jika mencintai seseorang yang diidolakan sejak lama tetapi selalu saja cintanya bertepuk sebelah tangan. Tetapi datang seseorang yang membuat nyaman, selalu...