Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

-o n e

75K 2.5K 98
                                        

"WHAT?!"

Kedua pasang mata itu membelalak lebar menatap Ahra yang ikut terkejut.

"Serius?" sambung salah satu gadis yang berambut pendek berwarna strawberry blonde. Dan Ahra hanya mengangguk kecil sebagai jawabannya.

"Gosh, how old are you, Choi Ahra?!" gadis dengan rambut coklat di sebelahnya ikut bertanya sarkastik.

"Ehm, twenty-one?" jawab Ahra lagi dengan ekspresi polos.

"You don't need to answer that." Jisoo kembali menjawab dengan poker face.

"Aku hanya mencoba bersikap sopan," jawab Ahra sambil mengerucutkan bibirnya sebal.

"Guys-back to our topic, okay? Now let me repeat my question. Ahra, are you still a virgin?"

Ahra memberengut menatap Jungyeon, lalu menjawab dengan suara kecil. "Ya."

Jisoo dan Jungyeon hampir saja membenturkan kepala mereka ke meja saat ini.

Jadi selama ini, selama tiga tahun mereka bersahabat, kedua gadis itu baru tau kalau Ahra masih perawan.

"Tapi-tapi kau sudah pernah berciuman, 'kan?" tanya Jungyeon was-was.

Alis Ahra bertaut kesal dan pipinya bersemu merah. "Jangan mengejek."

Jungyeon dan Jisoo bertatapan sebentar, lalu menghela nafas lega. Padahal sejak pertamakali mereka bertemu-yaitu saat masa orientasi, mereka bertiga sudah berbagi tentang banyak hal. Hampir semuanya, bahkan. Mereka bahkan pernah melakukan kencan buta bersama-sama. Tapi kenyataannya? Yap, Jisoo dan Jungyeon baru mengetahui bahwa sahabat baik mereka adalah seorang perawan.

"Tapi, kudengar kau pernah menjalin hubungan dengan Taehyung?" tanya Jisoo penasaran, menyebutkan salah satu nama laki-laki Playboy di Universitas mereka.

"Iya, benar. Tapi itu sudah sangat lama. Waktu itu kami masih kelas dua SMA."

"Dan.. kalian belum pernah melakukannya?" Jungyeon kembali bersuara.

"Tidak. Kami baru dua kali berkencan sebelum Taehyung berselingkuh dengan seorang gadis menyebalkan dari kelas tiga." Ahra menatapnya dengan jengkel, seolah-seolah Jungyeon adalah laki-laki yang berselingkuh darinya.

"Lalu? Pacarmu yang lain?"

Ahra menggeleng, menyedot jus jeruknya sebelum kembali menjawab. "Aku tidak punya pacar yang lain. Setelah putus dari Taehyung aku hanya fokus untuk belajar."

Jisoo menggelengkan kepalanya. "Kuharap di masa depan aku memiliki seorang anak sepertimu Ahra." ucapnya dengan senyum yang menyebalkan.

Ahra menatapnya jengkel sementara Jungyeon hanya tersenyum kecil dan menggelengkan kepalanya. "So.. kau punya rencana untuk menghilangkan status itu dalam waktu dekat?"

Ahra terlihat berpikir sebentar. "Aku.. tidak tau. Aku hanya mengharapkan seseorang yang spesial yang akan mengambilnya."

"Oh, come on. Kau menunggu malam pertama dengan suamimu? Bagaimana kalau dia malah terkejut saat kau masih perawan? Dia akan menganggapmu tidak berpengalaman dan bisa jadi nantinya dia akan mencari perempuan lain yang lebih berpengalaman diatas ranjang. Kau tau laki-laki itu sulit dimengerti. Mereka menuntut segala hal yang profesional." Ucap Jisoo lagi sambil kembali meminum soda kalengnya.

"Yap, Jisoo benar, Ahra. Apa serunya jika seperti itu? Lagipula, jika kau nanti masih perawan saat sudah bersuami, kau hanya akan terkekang di kurungan itu selamanya tanpa memiliki kenangan masa muda yang menyenangkan."

Been Through · osh✔ [ TELAH TERBIT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang