" Sebenarnya... "
" Sebenarnya apa Manda ? "
" Em em "
" Sebenarnya apa ? " Kelly pun menepuk pundak Manda
Manda pun menarik nafasnya panjang .
" Sebenarnya beberapa minggu yang lalu, kak devin itu kemo di Singapura karena penyakitnya kambuh dan ia harus tinggal beberapa hari di sana " jelas Manda
" Apa ? Devin kemo ? Emang dia sakit apa ? " Ucap kelly panik
" Kak devin sakit kanker otak kak " ucap Manda dengan nada bergetar
" Ga mungkin. Lo pasti bohong sama gue, biar gue mau maafin dia kan ? " Ucap kelly shok
" Gak kak. Sebenarnya kak devin udah lama sakit. Dia nyembunyiin semua ini dari kakak karna dia ga mau kakak tau, dia takut kalo sampai kakak tau. Kakak bakal ngejahuin dia"
Kelly pun menatap Manda lekat, mencari tahu apakah ada kebohongan , ternyata tidak ada.
" Ya ampun dev, kenapa Lo tega nyembunyiin ini semua dari gue. Kenapa dev " Kelly pun histeris dan tanpa ia sadari air matanya pun menetes.
" Kak, Lo harus sabar . Kak devin nyembunyiin ini semua karna dia sayang sama lo " ucap Manda
" Tapi man, kenapa dia ga ngomong jujur sama gue . Kenapa ? "
Manda pun langsung memeluk kelly dan mengusap - usap punggungnya. Kelly pun menangis histeris karna sadar dia salah.
Tak lama kemudian, Angga pun berlari ke arah Kelly dengan raut wajah yang sedih dan terlihat panik.
" Kak Kelly " panggil Angga
Kelly pun mendongak ke arah suara itu
" Angga . Kenapa ? "
" Kak devin kak ? "
" Kenapa devin ? " Tanya Kelly dengan nada tinggi
" Kak devin .... " Angga pun lalu tertunduk
" Angga , JAWAB KAKAK !! "
Angga tak menjawab
" Angga, kenapa devin ? " Tanya Kelly sambil menggoyangkan bahu Angga
" Kak de.. de... Kak devin pingsan dan sekarang di bawa ke rumah sakit "
Seketika aku merasakan tubuhku lemas tak berdaya. Kaki ku pun terasa kaku saat mendengar kata itu. Lidah ku terasa kelu untuk berkata. Aku pun tak sadar, aku sudah terduduk lemas di taman dan seketika air mata ku memaksa ku untuk jatuh membasahi pipi ku .
" Kak Kelly " ucap Manda
" Eh lo, bantuin gue napa. Angkat kak Kelly " ucap Manda
" Elo elo. Gue tuh punya nama kali. Seenaknya manggil " jawab Angga
" Terserah Lo lah, yang penting Lo bantuin gue "
" Iya iya . BAWEL "
••••••••••••••••
Aku pun membuka mataku yang sedari tadi tertutup, kepalaku terasa sangat pusing sekali. Ku edarkan pandanganku ke seluruh penjuru ruangan ini. Tampak beberapa orang berdiri disamping tempat dimana aku berbaring. Saat aku ingin bangun dari tempat ini, tetapi rasanya aku tak sanggup .
" Kell, lo jangan maksain buat bangun dulu " cegah Mila
" Devin mana ? " Kelly pun memandangi satu per satu
" Kak devin sekarang di rumah sakit kak " Angga pun lalu menunduk
" Devin. Gue mau ketemu dia sekarang " sontak Kelly pun langsung bangun,namun lagi - lagi tak bisa
" Kel, jangan paksain keadaan lo. Lo belum sembuh total " Joan pun menatap Kelly sendu
" Tapi gue mau ketemu dia, gue mau lihat keadaan sekarang. Gue .... " Isak Kelly
Joan pun langsung memeluk Kelly untuk menenangkan dia.
" Kell, Lo harus sabar dulu. Kalo keadaan Lo udah membaik, lo boleh ketemu devin "
" Devin. Maafin gue yang ga pernah mau dengerin penjelasan lo. Maafin gue " Isak Kelly semakin menjadi
•••••••••
Aku ingin sekali membuka mataku namun tak bisa, aku ingin sekali melihat bidadariku yang selama ini ku rindu. Semua terasa gelap, apakah ini akhir dari hidupku ? Kalau memang benar, aku mohon pertemukan aku dengan dia.
" Kak devin, kakak harus kuat. Aku yakin kakak bisa lewatin ini semua " Manda pun menyeka air matanya
" Udah man, lo jangan nangis gini. Kita disini yakin kok devin bisa lewatin ini " Ricky pun mengelus rambut Manda
Manda yang mendengar perkataan itu hanya mengangguk .
" Bro, kita disini bakal selalu di samping lo. Cepet sadar ya " Kevin menepuk bahu devin
" Kak, bangun kak . Kak , katanya kakak mau jelasin semua ini ke kak Kelly . Bangun kak, Kakak harus berjuang " lirih Manda
Aku berlari melewati lorong - lorong rumah sakit untuk bisa menemui DIA . Tak peduli siapapun yang menghalangi langkah kakiku untuk berlari. Aku juga tak peduli cibiran orang yang telah aku tabrak. Tujuanku hanya satu, hanya untuk menjenguk DIA yang entah sekarang terbaring lemah. DIA yang bisa membuatku marah, cemburu bahkan panik.
Saat aku tiba di sebuah ruangan, aku pun terhenti tepat didepan pintu. Perlahan aku memberanikan diri untuk bisa melihatnya lagi. Saat aku membuka pintu .........
••••••••••••• 24 JUNI 2018 ••••••••••••
HAY SEMUA 😀😀😀
GIMANA NIH PART KALI INI ????
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENT YAA....
VOTE DAN KOMENT KALIAN SANGAT BERARTI BANGET LHOO ...
TUNGGU PART SELANJUTNYA 😀😀

KAMU SEDANG MEMBACA
2 hati menjadi 1
Fanfiction" Kell, gue selalu ngerasa gagal buat jaga Lo. Saat air mata lo menetes, seakan gue cowok paling bodoh yang tega membiarkan air mata lo menetes. Kell, andai lo mau jadi pacar gue, pasti gue akan menjadi cowok paling beruntung bisa dapetin lo. Tapi i...