Part 32 ( Maaf )

343 4 1
                                        

••••••••••

Saat aku tiba di sebuah ruangan, aku pun terhenti tepat didepan pintu. Perlahan aku beranikan diri untuk bisa melihatnya lagi. Saat aku membuka pintu, seketika mataku menjadi panas dan akhirnya air mataku pun jatuh, badanku terasa panas dan bergetar bahkan aku seperti tak kuat lagi untuk berdiri . Melihat DIA yang terbaring lemah dan selang oksigen yang terpakai .

" Kak Kelly " ucap Manda yang langsung berlari memeluk Kelly

Kelly pun langsung menangis dipelukan Manda. Manda yang tau bagaimana perasaan Kelly, langsung menenangkan dan membawa Kelly duduk di sebelah ranjang devin.

" Kak devin. Bangun kak, ini ada kak Kelly " ucap Manda

" Kak, jangan tidur terus dong. Katanya kakak mau jelasin semua kak " Isak Manda lagi

Kelly pun memeluk Manda yang terisak

" Kak gue keluar dulu ya " ucap manda

Kelly pun mengangguk

" Vin, lo bangun kek. Gue udah ada di sini. Gue denger - denger Lo mau ngomong sesuatu sama gue " ucap kelly

" Vin, maafin gue. Karna gue egois dan ga mau dengerin penjelasan dari lo bahkan sedikit pun. Maaf, karna selama ini gue selalu negatif thinking sama lo. Maaf vin. Seandainya waktu  bisa berputar kembali, gue ga akan bersikap dingin sama lo. Gue nyesel vin, lo selalu bersikap baik saat gue cuekin lo. Gue terlalu bodoh vin, gue... gue... gue bener - bener bodoh vin " ucap Kelly sambil menangis di dada devin

••••••••••

" Duh, kak kelly kemana ya? Gue udah nelusuri semua tempat di rumah sakit ini tapi kok ga ada ya " ucap Angga

" Hem, laper banget nih perut. Makan dulu aja lah " batin manda

Saat manda hendak menuju kedai yang tak jauh dari Rumah sakit itu. Tiba-tiba ada seseorang yang menabrak nya. Namun dengan sigap, seseorang itu langsung menangkap tubuh manda.

" Aduh " teriak manda

Tak sengaja mata mereka saling menatap. Dan ini lah awal dua hati yang akan menjadi satu. Lalu seseorang itu mendekatkan wajahnya ke arah manda,Manda pun reflex langsung menutup ke dua matanya.

" Lo mau bangun apa gak nih ? Pegel tangan gue " ucap seseorang itu tepat di telinga manda

Manda pun terkejut dan membuka matanya .

" Emang siapa suruh lo nangkep gue ? "

Sontak seseorang itu melepaskan manda dan manda pun terjatuh di lantai.

" Aduh, kenapa lo lepasin gue? Kan sakit nih pantat gue "

" Lah, lo gimana sih , tadi katanya suruh ngelepas "

" Ya ,gak gini juga kali. Ga ada kasian - kasian nya lo sama cewek "

" WHATEVER " ucap seseorang itu yang tak lain adalah Angga

Aku pun tak menghiraukan cewek yang sedari tadi mengomel tak henti - henti. Entah dia sudah mengatai ku apa, aku pun tak peduli. Tapi kenapa setiap raga ini bertemu dengan dia, perasaan ini berubah menjadi tak karuan,bahkan setiap dekat dengan dia jantung ini berdetak cepat . Apakah ini yang di namakan cinta ? Atau hanya perasaan ku saja. Ah, sudahlah lagian dia bukan tipe aku.

" Angga lo harus buang perasaan lo ini, gue harus bisa ! " Batin ku dalam hati .

Aku masih saja mengomel tanpa henti, sungguh mahluk itu sangat membuat aku jengkel. Tapi entah kenapa setiap kali kita bertemu,selalu saja bertengkar. Tapi kenapa setiap kali bertemu hati dan mulutku terasa berbeda. Hatiku merasa nyaman setiap kali bertemu, tapi tidak dengan mulutku. Selalu saja keluar ucapan dan kata - kata yang selalu buruk. Mungkin benar " mulut bisa saja berbohong, tapi tidak dengan hati . Hati tak pernah bisa berbohong "

" Duh, manda kenapa lo berpikiran seperti itu.  Bodoh lo man, bodoh "

••••••••••••••••

Sudah 3 Minggu lamanya aku menunggu dirimu untuk membuka mata, namun penantian ku selama ini tak membuahkan hasil. Laki - laki itu masih saja betah untuk memejamkan matanya , ku hampiri dia dan berbisik tepat ditelinga nya.

" Vin, kamu capek banget ya ? Sampai - sampai kamu masih tertidur. Atau kamu ngambek ya sama aku, gara - gara aku nyuekin kamu. Aku janji kok bakal selalu ada di samping kamu. Tepat seperti apa yang pernah kamu katakan "

Tangan ku terulur untuk mengusap wajahnya yang entah sampai kapan terulas senyum manisnya, ya senyum manis yang dulu selalu membuat pipi ku merah. Entah dorongan dari mana, aku pun mengecup keningnya dengan penuh cinta dan kupejamkan mataku membayangkan kamu akan sadar setelah mataku terbuka. Namun lagi - lagi harapanku tak sesuai.

" Kamu masih ngambek ya ? Kok kamu gak bangun - bangun sih " aku pun menggenggam tangan nya erat.

" Aku sayang kamu " seketika air mataku menetes , dengan segera aku mengusap nya

" Aku keluar dulu ya ? Aku harap kamu sadar setelah aku kembali " aku pun langsung mengecup singkat bibirnya

" Hah, dimana nih gue " ucap devin

•••••••••••••• 27 Juni 2018 •••••••••••

Hay Hay Hay

Gimana nih ceritanya ???

Bentar bentar ....

Kok devin bilang gitu ???

Apa jangan-jangan devin sudah sadar ????

Jangan sampai ketinggalan ceritanya ....

Jangan lupa yaaaa

Vote dan komentar nyaaa

Sangat berarti banget nget nget...

2 hati menjadi 1Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang