" kak devine lo kenapa? " teriak mandaDevine tak menjawab, dia hanya menatap dengan tatapan sendunya
" kak " panggil manda sambil menghampiri devine
" lo semua kenapa disini? Lo semua ga usah peduli'in gue " ucap devine ketus
" kak, lo ga boleh kaya gini? " ucap manda
Devine tak menjawab, dia hanya menunduk
" kak, lo harus hadepin semua ini, ga kayak gini kak " ucap manda
" apa lo ga kasian sama tante kak ? Kalo sampe tante tau anaknya lemah kayak gini " ucap manda lagi
" lo tau apa? Anak bau kencur sok-sok ngasi tau" ucap devine meremehkan
Manda pun terdiam sambil menahan rasa sesak didadanya
" haha. Ga bisa jawab kan lo. Mending lo keluar, main sana. Ga usah ikut campur urusan orang dewasa. Sok tau lo " bentak devine
Lagi-lagi manda pun hanya diam dan menatap devine
" lo keluar aja sana. Ga usah peduli'in gue. Gue bukan anak kecil kaya lo " bentak devine lagi
Ricky yang tak terima melihat manda dibentak langsung berlari kearah devine namun di tahan oleh kevin.
" kak, lo boleh ngehina gue, lo boleh anggep gue anak kecil. Silahkan kak. Tapi asal lo tau, kelakuan lo yang kaya gini itu lebih rendah dari apa yang kakak katakan ke gue. Mungkin emang gue sok tau. Tapi itu semua buat kakak, karna apa? Karna gue ga mau ngelihat kakak gue dianggep lemah cuma karna penyakitnya " ucap manda terisak dan meninggalkan devine
Devine yang mendengar jawaban dari manda langsung mengobrak-abrik barang yang ada di meja.
" arrgh, GUE BENCI INI SEMUA. PERSETAN !! " teriak devine
" lo harus sabar dev " ucap kevin
" gue kurang sabar gimana vin, gue itu ga berguna, gue ga bisa jaga adik bahkan mama gue. Gue ga bisa tenang kalau pada akhirnya nanti gue bakal mati. Buat apa selama ini gue hidup vin " ucap devine
" dev, gue yakin lo pasti bisa melawan itu penyakit " ucap kevin
" tapi sampe kapan vin ? Gue udah ga kuat lagi sama ini semua vin. Gue benci sama ini semua. GUE BENCI" ucap devine terisak
" dev, lo harus yakin kalau lo bisa " ucap dika
" gue selama ini udah yakin dik, tapi apa yang gue dapat. Semua percuma dik. PERCUMA ! " ucap devin sambil menekan kata percuma
" apa lo bilang dev? Percuma? Apanya yang percuma? Lo itu laki-laki dev, lo harusnya kuat ngadepin ini semua. Ga kaya gini " bentak dika
" iya dik semua ini PERCUMA " ucap devin
" percuma apanya dev ? " ucap dika meremehkan devin
" lo bisa bilang gitu dik. Karna apa? Karna lo GA PERNAH NGERASAIN APA YANG GUE RASAIN dik, jadi lo dengan gampangnya ngomong gitu " bentak devin
Dika pun terdiam tanpa menjawab perkataan devin
" asal lo semua tau, gue udah ga tau lagi mau gimana. Setelah semua yang gue perjuangin selama ini. Akhirnya apa? Sia- sia bro " ucap devin
" percuma toh gue hidup selama ini kalau pada akhirnya hidup gue END . gimana bro? Coba kalian pikir " ucap devin sambil meninju tembok dan terduduk di lantai
" dev, kita hanya bisa berdoa dan memohon sama Tuhan. Selebihnya Tuhan yang akan mengatur dan menentukan semuanya dev bukan kita " ucap ricky sambil menghampiri devin
" iya dev, bener apa kata ricky. Inget GA ADA YANG GA MUNGKIN DI DUNIA INI KALAU TUHAN UDAH BERKEHENDAK " ucap kevin
" tapi gue tetep ga bisa kaya gini terus. Gue kaya orang yang ga berguna di dunia ini. Gue tu cowok lemah, pengecut, sampah " ucap devin terisak sambil menjambak rambutnya
" dev, di keadaan kaya gini lo harus tetep kuat. Ada kita semua di sini dev " ucap dika
" tapi..... " belum sempat devin berbicara, ucapannya terpotong oleh dika
" dev, kita di sini akan selalu ada buat lo dan selalu dukung lo "
Devine pun mendongakkan wajahnya ke teman-temannya
" iya dev. Mana nih devin yang dulu. Yang kita kenal sabar, humble, ceria dan santai ngadepin setiap masalah " ucap ricky tersenyum
" iya dev. Mungkin saat ini lo ngerasa lo itu lemah, sampah, pengecut dan ga berguna. Apa bedanya sama kita? Kita disinu malah lebih parah dari apa yang lo omongin " ucap kevin
" makasih guys, lo semua udah ngerti'in gue " ucap devin
#DIRUMAH KELLY
" Kenapa semua akan berakhir seperti ini. Apakah cinta sejati itu sulit untuk diraih bahkan untuk di miliki ? Apa sesulit ini untuk bisa hidup bahagia? Apa perjuangan ini akan berakhir? Oh Tuhan berat sekali cobaan yang Engkau berikan pada hambaMu ini. Dev, kenapa lo ga kabarin gue kalo lo sakit. Apa lo udah ga anggep gue lagi? Apa gue segitu ga berharganya di mata lo? Apa ini dev yang katanya lo bakal selalu ada buat gue? Apa ini dev? " batin kelly
Kelly pun mengambil pulpen dan menulis di sebuah buku
Cinta...
Mungkin selama ini aku tak tau apa itu cinta..
Mungkin juga dalam diriku ga ada apa itu cinta..
Mungkin orang bilang kalau hidupku gak tersentuh sedikitpun apa itu cinta..
Tapi...
Saat kau hadir dalam hidupku..
Aku tau apa itu cinta..
Aku tau apa itu sebuah perjuangan..
Bahkan aku tau apa itu sebuah luka..
•Kellly----------------------------------------------------
Hayyy
Gimana nih????
Disini kok prilly tiba-tiba sok puitis yaa... Hehehe
Maafin, efek kebanyakan nonton ROMAN PICISAN jadi kebawa deh...
Jangan lupaa yaaa
VOTE DAN KOMENT NYA ......
😘😘😘😘

KAMU SEDANG MEMBACA
2 hati menjadi 1
Fanfic" Kell, gue selalu ngerasa gagal buat jaga Lo. Saat air mata lo menetes, seakan gue cowok paling bodoh yang tega membiarkan air mata lo menetes. Kell, andai lo mau jadi pacar gue, pasti gue akan menjadi cowok paling beruntung bisa dapetin lo. Tapi i...