PART 15

404 6 1
                                    

Keesokan harinya sesampainya disekolah kelly langsung duduk dibangku, pandangannya lurus kedepan tapi ia sedang memikirkan sesuatu.

"Hem, apa devin bakal ninggalin gue setelah gue ngomong gitu ke dia. Gue cuma mau ngetes dia, seberapa sayangnya dia ke gue. Tapi gue bakal terus sama apa yang udah jadi komitmen gue " batin kelly

Bel masuk pun berbunyi...

Setelah beberapa jam bel istirahatpun berbunyi suara riuh memenuhi kantin sekolah..

"kell, gimana keadaan nyokap lo? " tanya joan

"kemarin sih sempat sadar, tapi koma lagi " ucap kelly sedih

"udah, lo ga usah sedih. Kita disini akan selalu ada buat lo kell" ucap mila sambil mengelus pundak kelly

"iya, makasih kalian udah selalu ada buat gue, dan selalu support gue saat gue jatuh"

"itulah namanya SAHABAT. Ibarat seperti warna pelangi yang selalu muncul bersama walaupun berbeda warna, tapi mereka selalu bersama untuk membentuk sebuah pelangi yang indah" ucap dahlia dengan gaya puitisnya

Pletakk!!

"eh, lia lu gak usah sok puitis gitu" ucap joan

Pletakk!!

"eh, lu joan ganggu suasana kita aja" ucap dahlia membalas jitakan joan

"eh eh, udah udah. Jangan pada ribut lu pada, kaya anjing sama kucing. Kerjaannya berantem mulu" ucap mila

Merekapun langsung berpelukan layaknya teletubbies..

"gue harap persahabatan kita sampai selamanya" batin kelly

Sesampainya dirumah gue denger ada suara tv nyala. Tapi siapa?? Padahal dirumah ini ga ada orang. Mama masih dirumah sakit sedangkan papa masih dibandung kira-kira siapa? masa bibi sih, ga mungkinlah.

Lalu kelly berjalan mengendap-endap menuju ruang santai, dimana asal suata tv itu berada. Saat kelly sampai, dia melihat ada seorang cowok yang sedang duduk dengan santai bersandar di sofa. Kelly yang mengira cowok itu orang jahat, langsung mengambil sapu dan mendekati cowok itu.

Setelah itu kelly bersiap-siap untuk memukul cowok itu dari belakang dan......

Bugh!!
Satu pukulan

Bughh!!
Dua pukulan

Bughhh!!
Tiga pukulan

"rasain lo rasain, mampus mampus lo"

"aww, ampun ampun gue bukan maling" ucap cowok itu sambil menyilangkan tangan keatas untuk melindungi dirinya dari pukulan kelly.

"kena lo, sakit sakit lo, pergi lo, pergi! atau gue..... " ucapan kelly terpotong saat dia melihat wajah cowok itu

"ampun mbak, ampun. Gue ga ada maksud jahat, jangan pukul gue mbak nanti gue ga ganteng lagi" ucap cowok itu

"angga" ucap kelly heran

Lalu cowok itu menoleh ke asal suara

"kak kelly"

"jadi lo yang lagi nonton tv. Gue kirain maling"ucap kelly

"hehehe, iya kak" ucap angga sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal

"lo kesini ga kabarin gue, jahat lo" ucap kelly lalu duduk disebelah angga

"hehehe, lagian kakak gue hubungin ga nyambung-nyambung"

"ya iyalah, hp kakak lowbat tauk"

"hem, badan gue sakit semua nih kak gara gara lu, tingkat kegantengan gue jadi turun nih"

"idihh, itu salah lo, makanya kalo mau dateng sebelumnya ngabarin dulu kek. Sok sibuk lu" ucap kelly sambil menoyor angga

Heyyy...
Jangan lupa vote yaaaa..
Jangan jadi pembaca gelappp.

2 hati menjadi 1Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang