Suasana sekolahpun sudah ramai, aku berjalan melewati lorong-lorong sekolah dengan seulas senyum untuk pagi ini. Ku langkahkan kakiku menuju ruang kelasku, saat aku masuk kelas kudapati seseorang yang sedang sibuk dengan handphonenya sendiri.
"hey, serius amat" ucapku
Lagi-lagi dia ga menjawab sapaanku."hey" ucapku sambil menepuk bahunya. Dia pun langsung kaget dan menatap kearahku. Mata kami berdua sama-sama menatap.
"oh,Tuhan kenapa ini terjadi lagi, gue ga bisa kalo harus gini terus" batin devin
"eh, kok lo bengong sih,terpesona ya lo sama gue" ucap kelly membuyarkan lamunan devin.
Lalu devinpun tersenyum sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"ngapain lo senyum-senyum?" ucap kelly
"ga papa kok, cuma seneng aja pagi-pagi udah ada bidadari dihadapan gue" ucap devin sambil tersenyum
"apa'an sih lo, gombal banget" ucap kelly
"ga papa dong, kan gue gombalnya cuman sama lo"
"gombal lo"
Bel masuk pun berbunyi dan semua siswa masuk ke kelas untuk memulai pelajaran.
Selang beberapa lama bel pulang pun berbunyi semua siswa bergegas meninggalkan sekolah.
Tiba-tiba handphone devin berbunyi"halo ma, ada apa?"
" gini dev, amanda anak tante sari bentar lagi sampe di bandara, kamu bisa jemput dia ga?"
"oh, manda yang bawelnya minta ampun itu ma? Ogah banget gue ma"
"hahaha, iya dev, jangan gitu dong. Cepet gih kamu kebandara"
"iya iya deh ma, bentar lagi devin kesana"
" yaudah dev,makasih"
"iya ma" ucap devin
Devine pun langsung bergegas ke bandara untuk menjemput keponakannya itu.
Hem, hari ini gue tiba di jakarta untuk menetap disana. Eits, tapi jangan salah, gue dijakarta dititipkan ke tante gue karna mama gue lagi ada kerja di austalia. Jadi gue disuruh ke jakarta. Tapi gue harus ketemu sama kak ali, hem pasti gue berantem lagi nih.
"hey, manda" teriak salah seorang cowok tapi gue ga liat orangnya.
"siapa sih yang panggil gue?"
"heh, lo" cowok tersebut menepuk bahu gue, langsung gue tangkis tangan cowok itu.
"aww"
Gue langsung membalikkan badan gue dan ternyata itu kak devin.
"eh, maaf kak. Gue kira siapa?" senyum manda sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal
"lo itu ya, cewek kok kaya cowok gitu" devin pun langsung menjitak kepala manda
"iya sorry kak,eh jangan salah ya kak. Gini-gini gue juga bisa feminim"
"ah, ngimpi lo. Yaudah yuk pulang. Lo udah ditunggu mama tuh"
"oke kak" ucap manda sambil menjitak kepala devin dan berlari ke arah mobil devin
"awas lo ya. Dasar " lalu devinpun berlari mengejar manda sambil tersenyum
Sesampainya dirumah, mandapun langsung masuk dan memeluk mama devin. Sontak mama ali pun kaget.
"eh, manda. Kamu tuh ngagetin tante aja"
"hehe, maaf tante abisnya manda kangen banget sama tante"
"biasa tuh ma, mukanya aja cewe tapi kelakuannya cowok" ejek devin
"kak devvvv" teriak manda sambil mengejar devin
Mama devinpun hanya menggelengkan kepalanya melihat aksi anak dan keponakannya itu yang tak pernah akur.
"udah dev, manda berhenti dong jangan kaya anak kecil"
"iya tante, udah deh kak jangan gangguin gue lagi"
" idih siapa yang gangguin lo"
"tante" rengek manda
"udah dev, jangan gangguin manda terus"
"iya ma"
"udah sana tidur, besok kan manda juga sekolah di sekolahmu"
"apa ma? Dia satu sekolah sama devin"
"iya nak, udah sana pada tidur"
"iya ma, devin tidur dulu"
"tante, manda juga ke kamar dulu ya. Selamat malam tante"
"iya devin, iya manda"
Mereka pun langsung ke kamar mereka masing-masing.
Hey hey gimana nih ceritanya.
Disini ada penambahan pemain. Kenapa gue milih manda, karna karakternya pas.
Okey..
Tetep ikutin cerita ini terus ya.. Jangan lupa vote dan comment...Pesan gue " jangan suka membully kalo lo ga mau dibully, stay positive guyss"

KAMU SEDANG MEMBACA
2 hati menjadi 1
Fanfiction" Kell, gue selalu ngerasa gagal buat jaga Lo. Saat air mata lo menetes, seakan gue cowok paling bodoh yang tega membiarkan air mata lo menetes. Kell, andai lo mau jadi pacar gue, pasti gue akan menjadi cowok paling beruntung bisa dapetin lo. Tapi i...