Happy reading
≥﹏≤
Flash back!! On!
Anaraa, gadis putri ketua clan darah suci, clan yang sangat hebat dalam penyembuhan dan sumber kekuatan bagi Dracula murni, kejadian itu bermula disaat alex membunuh kekasih saudaranya sendiri. Zero. Membunuh kekasih zero membuat saudaranya itu murka dan menjadi kejam, alex tau bagaimana rasa sakit zero yang kehilangan tunangannya.
Zero tetap menyalahkan alex atas kematian kekasihnya. Pria itu menjadi pembangkan dan pemberontak Dracula clan darah murni dan juga clan darah suci, pembalasan dendamnya kepada alex dan juga clan darah suci membuatnya menculik anaraa kekasih Alex.
Perseteruan dan dendam itu tak terhentikan, alex benar-benar terpuruk mengetahui kekasihnya menjadi sumber kekuatan dan keabadian zero, rasa sayangnya dan ketakutannya pada zero dan ana membuatnya lemah dan tak berdaya, ia ingin saudaranya itu kembali seperti dulu. Namun iblis telah menguasai adiknya dan juga clan pemburu yang telah menghasut zero.
Dalam perang saudara itu zero benar2 tidak dapat dikalahkan, kekuatan besar milik anaraa menjadi sumber kehebatan Zero, "akan kubuat kau menderita sepertiku" desis zero kejam kala itu saat keduanya saling berhadapan sebagai musuh.
"kenapa!, kenapa kau membunuhnya, kenapa kau mengikuti permintaan kekasihmu itu!!" teriak zero berang mempertanyakan kekejaman alex membunuh tunangannya.
Zero tak terima tunangannya dibunuh oleh alex. Meskipun Ia tau penyebap kematian kekasihnya adalah ulah alex yang diperdaya clan darah suci "kenapa kau melakukannya!!" alex tak dapat bicara atas pertanyaan beruntun itu, ia hanya diam menatap kosong kearah zero.
Dengan cepat Zero mencengkram leher alex dang mengangkatnya lalu menghempas tubuh alex dengan kekuatannya menjatuhkan tubuh itu kedasar jurang diikuti reruntuhan batu dan tanah. Zero berdiri dimulut jurang menatap dingin reruntuhan itu lalu ia segera berbalik menghilang tanpa berniat untuk memeriksa apakah alex hidup atau mati.
Zero muncul secara tiba-tiba di sebuah ruangan gelap dengan aroma lembab. Etensinya menangkap keluarga besar anaraa yang terkurung dalam jeruji besi, dan senyuman sinis itu tercipta dibibirnya tatkalah melihat anaraa yang terikat rantai di sisi ruangan bersandar didinding penuh lumut, gadis itu merintih memanggil nama alex terus menerus dengan sedih. Zero melirik bawahannya tanpa ekspresi.
Sang bawahan terpercaya, Dicky hanya diam berdiri di sampingnya layaknya bayangan " jika terus menyiksanya, dia mungkin akan mati" ucap dicky dengan tatapan kosong tanpa memperhatikan atau mendengar suara anaa yang terisak dengan tubuh mengenaskan penuh luka cambukan.
Zero hanya mendengus sinis tak peduli dengan ucapan dicky "aku harus pergi kesuatu tempat, jaga dia dan juga orang-orang itu" dicky melirik arah mata zero yang menatap jeruji berisi keluarga besar anaa yang menatap mereka penuh kebencian, dicky mengangguk pelan dan duduk dengan tenangnya ketika zero hilang entah kemana. Tatapan pria itu kosong tanpa kepedulian.
Ditempat lain..
Troy berlari kesana kemari di reruntuhan mencari tuannya namun tidak menemukan sama sekali keberadaan pria itu, "apa ini?" zara bersuara menatap benda besar yang terbuat dari besi berwarna merah dengan bingung dan curiga.
"bau darah" niki mengendus-ngendus lalu melihat sosok gadis kecil berada di dalam benda yang menurut mereka adalah mobil dalam bentuk yang berbeda dari mobil biasanya, niki segera memecahkan kaca mobil itu dan menarik paksa tubuh anak itu keluar dari mobil dengan darah di sekujur tubuhnya.
"tuan!" di sisi lain troy berteriak melihat alex muncul dibalik reruntuhan batu, alex tidak terluka sama sekali matanya menatap kosong kearah troy yang mendekatinya dengan wajah yang tampak panic melihatnya. Alex masih dalam keadaan diam dan aroma manis darah hinggap diindra penciumannya membuat mata dark red itu bergeser melirik gadis kecil yang berada digendongan niki, gadis kecil itu bersimbah darah dengan keadaan luka berat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dracula's: The Darkness (Complete)
Fantasy*** A written by E-Mickhy A story about vampires Dracula The darkness 28oktober2018 End 25Nov2019 Cover By : Pinterest
