kamu menemukanku di gerai dimsum favoritku yang sering kau lewati. kamu tidak akan mendengar lagi celotehku ingin menjadikan dimsum sebagai makan malam dengan saus pedasnya yang terasa candu.kamu menemukanku di taman bermain komplek rumahmu. kamu tidak akan melihat lagi aku yang sedang asyik bermain ayunan, lalu kamu omeli karena siang itu sedang terik, dan aku jadi berkeringat.
kamu menemukanku di buku catatan kimia dan matematika mu. kamu tidak akan merasa jengkel lagi ketika aku sama sekali tidak mengetahui satuan Mr sebuah senyawa, pun tidak akan ada lagi rumus-rumus kecil buatan ku untuk membantumu menemukan nilai sebuah fungsi.
kamu, tidak melupakanku
pun berhenti mencintaiku
kamu, mencoba menepisku
dan akhirnya menemukanku dalam imaji yang lain.— 21.27, bukan begitu?

KAMU SEDANG MEMBACA
aksara tanpa suara
Poetrykarena dengan tulisan, aku merasa dapat menggapai sesuatu yang sejatinya tidak nyata. © 2018 by sstylan