~Melamar Aisya ~

1.5K 60 1
                                        

~Bila dengan menikahimu,akan membuat mu bahagia aku akan melakukannya,aku melakukannya karna Allah~


"Abii...umii,uda siap belum"ucap Azam dengan semangat

"Iya sebentar lagi umi siap,kok"ucap umi

"Cepetan umi"ucap Azam

Umi dan abinya Azampun turun dari tangga secara bersama sama.

"Anaknya umi ini gak sabaran banget sih jadi orang"ucap umi

"Hmmm apa sih mi"ucap Azam

"Ayo berangkat"ucap abi

Merekapun berangkat untuk untuk menuju kerumahnya Aisya.dimobil Azam hanya senyam senyum sendiri karena dia sedang membayangkan Aisya yang akan in shaa allah akan menerimanya sebagai suaminya.

"Alhamdulillah akhirnya sampai juga"ucap Azam

"Ayo turun"ajak abi

Tok...tok...tok...

"Assalamualaikum"ucap Abinya Azam

"Wa'alaikumsalam"ucap uminya Aisya yang membuka pintunya

"Ada hal apa ya pak,bu"ucap uminya Aisya

"Saya akan melamar anaknya tante Aisya"ucap Azam dengan sangat berani

"Benarkah?mari masuk"ucap uminya Aisya

"Iya tante,terimakasih"ucap Azam

Keluarga Azam pun masuk dan duduk diruang tamu.sedangkan uminya Aisya sedang memanggil suami nya dan anaknya.
Abinya Aisya pun sudah turun untuk menemui keluarganya Azam.

"Aisya"ucap umi

"Iya umi ada apa?"ucap Aisya

"Kamu beruntung sekali nak,diluar ada seorang laki laki yang tampan aka melamar kamu"ucap uminya Aisya

Seketika jantung Aisya bergetar dengan tempo yang cepat.*pasti itu Azam*batin Aisya

"Umi bisa aja"ucap Aisya malu

"Ayo keluar"

"Iya umi"

Skip...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

" saya kesini atas keinginan anak saya yang kekeh untuk menikahi Aisya"ucap Abinya Azam

"Aisya mau kah kamu menjadi istriku, dan menjadi bidadari syurga ku kelak,sungguh dari pertama kali aku melihatmu aku langsung menaruh perasaan kepadamu"ucap Azam dengan lembut dan membuat pipi Aisya memerah.

"Aisya bagaimana,apakah kamu menerimanya?"ucap uminya Aisya

"Hmmmm...maaf Aisya belum bisa jawab sekarang,aisya butuh waktu untuk menjawabnya.karena sebelum Azam melamar Aisya,Aisya sudah ada yang melamarnya"ucap Aisya dengan sedikit gugup,dan Azam tersontak kaget atas ucapan Aisya*Sebelum Azam melamar Aisya,Aisya sudah ada yang melamarnya*

"Maaf Aisya Azam telat melamar Aisya"ucap Azam

"Hmm tak apa"

"Ya sudah kalau begitu,kami sekeluarga izin pulang ya,dan kami akan menunggu jawaban Aisya Assalamualaikum...."ucap abinya Azam

"Iya...wa'alaikumsalam"

Skip
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Aisya yang sedari tadi melamun memikirkan tentang pilihannya, membuat pikirannya tidak tenang dan tidak bisa berfikir jernih,sampai sampai dia belum juga tidur walaupun sudah jam 03.00,dan Aisya memutuskan untuk sholat tahajud untuk bermunajat kepada sang maha pencipta.


"Ya allah,sesungguhnya engkau lah yang maha membolak balikkan hati manusia,maka dari itu berikanlah hamba petunjuk untuk bisa memilih Azam atau Fatih,ya Allah sesungguhnya hamba ingin memilih Azam namun Aisya tidak ingin mengecewakan Fatih,hamba tidak ingin membuat hati fatih sakit dan sedih karena cuman gara2 Aisya ya Allah, ya Allah berikanlah keberanian kepada Aisya untuk menyatakan bahwa Aisya memilih Azam,Aamiin"tanpa disadari Aisya meneteskan air matanya.

Seketika tiba tiba handphone Aisya berdering dan Aisya langsung melihatnya.

Deggg

Ternyata yang mengirim pesan itu Fatih al-rasyid.bagaimana bisa Fatih mengirim pesan kepada Aisya sedangkan Aisya tidak memberikannya kepada Fatih.

Fatih:
"Assalamualaikum Aisya...
Ini Fatih"

Aisya:
"Wa'alaiksalam.....
Hmmm iya,kamu dapet nomor aku dari siapa"

Fatih:
"Dari Khadizah,aku minta no.kamu pas kita joging bareng,maaf ya"

Aisya:
"Hmm iya tak apa,yauda aku mau keluar dulu,assalamualaikum"

Fatih:
"Wa'alaikumsalam"

Read...

Khadizahhhh....teriak Aisya didalam kamarnya,karena dia kesal terhadapnya mengapa dia harus kasih no.aku ke Fatih.


Seketika Aisya kembali teringat tentang pilihannya,bahwa Aisya memutuskan untuk memilih Azam.namun Aisya tiba tiba memikirkan Fatih.


~mengapa aku harus memilih diantara mereka, sedangkan hatiku tidak ingin menyakiti hati mereka ~


Gimana ceritanya?
Nambah gaje ya,hmmm maaf ya🙂

Jangan lupa vote dan comenya....

Salam manis dari penulis....:-)

Sudakah kau ber istigfar?

PENANTIAN HALAL(End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang