~Fatih Al-Rasyid~

1.5K 54 1
                                        

~Janganlah kamu lemah,dan janganlah (pula)kamu bersedih hati, karena kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya),jika kamu orang yang beriman.(Q.S.Al-imran:139)~

Hidup itu tak selamanya indah.senang dan sedih datang silih berganti.namun akan ada saatnya kita bersenang-senang yang hakiki yakni di Surga-Nya yang penuh limpahan dan kenikmatan.
Saat ini Fatih berusaha mengikhlaskan Aisyah,namun hal itu sangatlah sulit baginya, semakin dia mengingat Aisyah semakin tak ikhlas pula Fatih melepaskan Aisyah."kenapa Dunia ini sangat kejam?kenapa dunia ini sangat rumit?"batin Fatih."kenapa Allah tidak  mempersatukan ku dengan Aisyah? kenapa?padahal aku sangat mencintainya ya Robbi,jika engkau tidak memilih ku untuk menjadi imam Aisyah tolong bantu aku, bantu aku untuk mengikhlaskan nya ya Robbi"batin Fatih.


Semilir angin menghembus masuk ke jendela yang terbuka, membawa kesejukan, membawa kedamaian,karena Angin bagaikan penyejuk hati.Fatih segera bergegas pergi untuk ke masjid untuk bertemu dengan ustadz.somad untuk meminta nasihat, agar hati Fatih menjadi sedikit tenang,saat mendengar nasehat nya.

"Mi Fatih ingin pergi ke masjid sebentar, untuk menenangkan hati Fatih yang telah rapuh"ucap Fatih merintih.

"Iya nak, pergilah ke masjid dan mintalah nasehat dari ustadz.somad, agar hatimu lebih tenang,agar hatimu mengikhlaskan Aisyah untuk menikah dengan orang lain,ingat Tih Jodoh itu sudah ada yang mengatur jadi kamu gak usah khawatir"ucap uminya Fatih Aini, sambil menasehati Fatih.

"Iya mi,Fatih akan berusaha untuk mengikhlaskan Aisyah,Fatih pergi dulu mi,Assalamu'alaikum"ucap Fatih

Fatih berharap semoga dengan meminta nasihat kepada ustadz Somad,bisa menenangkan hatinya walaupun cuman sedikit.

                                 💦

Hari ini masjid terlihat sangat sepi tidak seperti biasanya yang selalu ramai,Fatih menjadi lega karena yang akan menyaksikan didalam masjid nya cuman Fatih, ustadz.somad dan Allah saja yang menyaksikan nya.

"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh"ucap Fatih memasuki masjid tersebut

"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh
Eh nak Fatih rupanya sudah datang"ucap ustadz.somad

"Na'am ustadz"ucap Fatih

"Sebenarnya ada masalah apa dengan nak Fatih?"ucap ustadz Somad

"Hmm sebenarnya Fatih malu ustadz"ucap Fatih

"Kenapa malu,jika nak fatih mengungkapkan semua isi hatimu kepada orang yang baik,dan bisa membuat hati nak Fatih lebih lega kenapa harus malu toh nak"ucap ustadz Somad

"Hmm sebenarnya gini ustadz,Fatih sebenernya mencintai seseorang"ucap Fatih

"Kalau nak Fatih mencintai seseorang khitbah aja dia, ingat!!!jangan ajak dia pacaran, karena pacaran itu haram"ucap ustadz Somad

"Sebenarnya Fatih sudah mengkhitbah nya ustadz,tapi selain Fatih yang mengkhitbah ada pria lain yang mengkhitbah nya"ucap Fatih merintih

"Kalau begitu bagus nak Fatih sudah mengkhitbah,tinggal menunggu pilihan dari perempuan tersebut"ucap Fatih

"Tapi..."ucap Fatih

"Tapi apa nak?"tanya ustadz Somad

"Tapi perempuan yang Fatih cinta itu bukan memilih Fatih ustadz"ucap Fatih sedih

"Astaghfirullah...sabar ya nak ini adalah bentuk kasih sayang Allah terhadap mu, jodoh itu sudah ada yang mengatur,jika dia jodoh nak Fatih pasti nak fatih akan berjodoh dengannya walaupun itu bukan diduni tapi in shaa Allah diakhirat kelak,karena
Rencana Allah jauh lebih indah dari pada rencana yang kita inginkan,ingat janji Allah itu pasti,dan Allah akan membolak-balik kan hati manusia."ucap ustadz Somad menasehati Fatih sambil menepuk pundak nya

PENANTIAN HALAL(End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang