Hai semuanya!!! Part 99 is coming!!! Silahkan baca dan jangan lupa vote ya demi memberikan support untuk saya!!! 😘😘😘😘
Semua orang mengarahkan pandangan ke arah pintu menyadari kehadiran Xiang Yu dan Miao Ge.
Keduanya berhenti sejajar di posisi Zhi er dan Jian Ying.
Miao Ge merengut iba mendapati Jian Ying menangis dalam pangkuan sang ibunda. Lalu Miao Ge menyapu pandangan ke sekeliling, begitupun juga dengan Xiang Yu yang mencium aura ketegangan di ruangan itu.
Semua orang menatap Miao Ge dan Xiang Yu heran. Yang paling kentara tentu saja Kaisar Gaozu yang terlihat jelas tidak senang atas kedatangan dua orang itu yang menurutnya adalah orang luar.
Miao Ge tahu kedatangannya bersama Xiang Yu memang mengundang tanda tanya. Lantas Miao Ge membungkuk lalu menegakkan badan lagi, "Maafkan saya dan Raja Chu atas kelancangan kami memasuki ruangan ini. Disini saya hanya berniat untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi karena kebetulan saya berada di tempat kejadian perkara saat Nyonya Qi terjatuh," terang Miao Ge secara lugas membuat semua orang mengernyitkan dahi terutama Qi Yi.
Pelan-pelan Qi Yi menghentikan tangisannya, menatap was-was Miao Ge yang sepertinya bisa saja mengancam dirinya. Gawat! Urusan akan jadi berantakan jika ada yang ikut campur tangan.
"Katakan!!!" Perintah Kaisar Gaozu sekenanya.
Miao Ge menarik napas, "Saat itu saya sedang berkeliling istana tanpa arah seorang diri dan tiba-tiba saya melihat Nyonya Qi sedang memegang seekor kucing. Saya pun memutuskan untuk menghampirinya. Saya melihat Pangeran Mahkota muncul menanyakan mengapa Nyonya Qi memegang kucingnya dan meminta mengembalikannya segera. Nyonya Qi yang terperanjat dengan kehadiran Pangeran Mahkota terhuyung ke belakang dan terjatuh sendiri,"
"Terjatuh sendiri?" Qi Yi menyergah tanpa butuh waktu berpikir harus bagaimana merespons Miao Ge, "Apa maksud anda mengatakan saya terjatuh sendiri? Jelas-jelas Pangeran Mahkota lah yang mendorong saya. Mengapa anda malah memutar balikkan fakta?" Lanjutnya berkelit.
Zhi er terenyuh membisu. Tatapannya terarah pada Miao Ge yang berdiri persis di sebelahnya. Terharu, senang, lega dan sedikit tidak percaya. Akhirnya ada juga saksi mata yang bisa meluruskan masalah. Oh Dewa!!!
Kaisar Gaozu dan yang lainnya mulai bingung melirik curiga Qi Yi dan Miao Ge secara bergantian. Kaisar Gaozu menyipitkan matanya menghunjam Qi Yi. Kaisar Gaozu nampak skeptis pada selirnya itu. Kesaksian Miao Ge dengan pengakuan Qi Yi sangat kontras bertolak belakang. Mungkinkah Qi Yi memang berbohong atau Miao Ge memberikan kesaksian palsu hanya karena semata ingin membela Jian Ying?
Begitu kira-kira pertanyaan yang dipikirkan oleh Kaisar Gaozu dan semua orang di ruangan itu.
"Saya bahkan tidak mengenal dan tidak pernah berbuat salah pada anda, Miao Ge. Mengapa anda sampai hati memberikan kesaksian palsu untuk menyudutkan saya dan membela Pangeran Mahkota? Saya sudah cukup tersiksa mengalami keguguran seperti ini dan anda malah datang menambah pedih penderitaan saya. Keterlaluan anda!!!"
Qi Yi bersuara lagi dengan isakan lirih yang memilukan hati. Dalam batinnya, Qi Yi sudah gelagapan berpikir keras bagaimana caranya untuk menepis perkataan Miao Ge. Entahlah, pokoknya Qi Yi harus menafikannya sebisa mungkin.
"Saya tidak memutar-balikkan fakta. Saya bersumpah demi nama Dewa saya hanya mengatakan sesuai apa yang saya lihat. Sebelumnya saya tidak pernah mengenal dekat Nyonya Qi juga Pangeran Mahkota apalagi Permaisuri Lü. Saya sadar saya tidak punya hak untuk campur tangan dengan masalah internal istana. Hanya saja hati nurani saya mengatakan saya tidak akan bisa tenang jika membiarkan Pangeran Mahkota yang tak bersalah diseret dalam kesalahpahaman ini. Itulah dasar keberanian saya untuk berdiri keluar mengungkap fakta,"
Ujar Miao Ge mengangkat alisnya sebelah merasa heran dengan sikap Qi Yi yang berlebihan, pintar berkilah dengan cara memanfaatkan momentum rasa prihatin semua orang kepadanya. Miao Ge tak menyangka Qi Yi ternyata adalah seorang wanita licik di balik topeng wajah kalemnya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love, Tears & Desire
Historical FictionBUKAN NOVEL TERJEMAHAN! Liu Bang, namanya.... Dia adalah seorang panglima perang Kerajaan Chu yang digadang-gadang memiliki masa depan karir militer yang cerah. Ambisinya setinggi langit. Dia bahkan berikrar ingin melengserkan Kekaisaran Qin dan me...
