"Tak peduli apa kata mereka, yang jelas dimataku kamu sempurna"
***
Senin
Risa bergegas menuju gerbang sekolah. Karena sebentar lagi upacara bendera akan segera di mulai.
"Ris tumben telat," tanya Zyfa.
"Emang dari dulu juga suka telat kali," jawab Rifa ketus.
Semuanya saling tatap. Teman nya satu ini selalu saja begini, mood nya tak pernah menentu. Entah lah memang begitu sifat Rifa, sudah dari pabriknya hehe.
Setelah upacara selesai, di SMPN PELITA BANGSA, sebelum memasuki kelas siswa - siswi diberitahu pengumuman-pengumuman satu minggu kebelakang. Apa yang terjadi, serta hal apa yang patut di pejalari dan diketahui.
"Jadi anak anak. Ini adalah murid yang tidak punya aturan," ucap seorang guru di depan lapangan.
"Lihat. Datang kesiangan, tidak pakai baju seragam. Entahlah sebetulnya dia mau kemana," ucap guru itu lagi dengan nada meledek seorang siswa di samping nya.
Dari banyaknya siswa-siswi dilapangan. Ada salah satu siswi yang memperhatikan nya dengan rasa kasihan.
"Tuh kan lo liat sendiri sikap nya itu," ucap salah satu siswi yang ada disamping gadis bernuansa biru tersebut.
"Justru gua malah kasihan, kok gitu yah malah dipermaluin di depan semuanya," jawab gadis tersebut.
"Lah emang cocok kali cowok kayak Dirga digituin biar jera," ucap gadis bernuansa pink.
"Lo gak berperikemanusiaan," jawab gadis tersebut.
"Kalian mau dengerin pengumuman atau ngobrol?" Tanya gadis dibelakangnya.
"Emang tuh Rifa sama Risa kalau disatuin gabisa diem," jawab Zyfa yang ada disamping Risya.
Kembali pada guru yang sedang memarahi seorang siswa bernama Dirga.
"Kamu niat sekolah gak?" Tanya guru yang bernama Sinta tersebut.
"Niat, " jawab Dirga.
"Trs kenapa pakai baju gak jelas?"
"Ini jelas"
"Jelas apanya?"
"Bajunya"
"Kalau kesekolah tuh pake seragam sekolah, bukan pake kaos terus pake celana apa ini jeans?"
"Yang penting jelas"
"Kamu berani melawan perkataan saya"
"Ibu bertanya saya menjawab"
"Kamu ini emang gak di didik yah?"
"Saya sekolah disini karna ingin di didik"
"Pintar juga kamu kalau menjawab, tapi gilirang pakaian aja gak ada pintar pintar nya"
KAMU SEDANG MEMBACA
MY DEAR
Teen Fiction[Complete] (Revisi) Jatuh cinta pada kakak kelas bukan lah satu hal yang mudah untuk di hadapi. Risa Syaqiansyah Rusdiantoro, kelas VII A di SMPN PELITA BANGSA. Tiba - tiba mendadak terkenal di sekolah karna berpacaran dengan Dirga Mahesa Wijaya ka...
