Gisel melangkah riang karena hari ini Senin dan setelah pembelajaran selesai seperti ini akan ada ekstrakulikuler musik.
Ia dan Mona sama-sama memiliki ketertarikan tinggi terhadap musik. Karena mereka merasa dengan musik mereka dapat meluapkan perasaannya.Sesampainya disana berbeda dengan Mona yang langsung menghampiri piano, Gisel memilih untuk duduk di kursi terlebih dahulu.
"Mon, ngover lagu yok! Lumayan masih ada 1 jam sebelum Pak Rahmat dateng." ajak Gisell
"Bolehh, lagu apa La?"Ya, mereka adalah sepasang sahabat sejak SMP.
"Firefly--Rossa, gimana?
"Gua belajar note piano nya dulu ya"
Tak butuh waktu lama untuk mereka mempelajari lagu itu."Oke 1,2,3 go!"
Alunan piano perlahan lahan mengisi ruang musik SMA Pelita dengan lembut.
🎵🎶🎵🎶🎵🎶
You fall in love with the firefly
Flying in the sky
But you wanted me for yourself
So you put me in a jar
And place me on your higher shelfAnd i loved it first
In your hands
I felt thing
You gave me just enough airI didn't want to escape
You couldn't mean to suffocate meBut as your love grew deeper
My light got weakerHow can you tear us apart?
I told you my heart
Was only for you
Only for you....❤❤
Tepat pada denting piano terakhir, pintu ruangan terbuka dan dua lelaki menghampiri mereka. Salah satu dari mereka adalah lelaki yang bertanya letak ruang kepsek pada Gisell.
"Suara lu keren" puji Naufal tanpa menengok sedikit pun pada Gisella. Mendengarnya Gisell tersenyum tipis. Kini, Naufal beralih mengambil gitar yang tersandar di lemari samping pintu. Ia duduk di kursi yang dibuat khusus untuk bermain gitar dan tak lupa sanggahan kakinya. Detik selanjutnya seisi ruangan itu terpukau dengan kemahiran Naufal memainkan gitarnya.
"Tangan lu keren, Fal!" puji Jojo
"Orangnya gak kalah keren kok" celoteh Naufal ngasal sambil tersenyum jail.
"Gimana kalo kita collab ajak Mona. Mereka bertiga menyetujui ajakan Mona. Mereka sudah lengkap bila dikatan band karna ada vokalis,gitaris,pianis,dan drummer.
🌚🌚🌚
20.45 p.m
Cekling!"Malam cantik, keluar sebentar dong di depan rumah kamu ada sesuatu".
Gisell menatap ponsel nya tak mengerti. Sebuah pesan dari nomor tak dikenal yang membuatnya memutar otaknya untuk mengingat siapa saja yang ia beri nomor ponselnya. Percuma, ia tetap tak mengingatnya. Gisell melangkahkan kakinya menuju pintu rumahnya. Terlihat di depannya ada sebuah kotak berukuran sedang berwarna baby pink 'Gisella Kirania' sebuah tulisan yang tertulis di kertas kecil di pojok kotak.
Gisella menengokkan kepalanya ke kanan dan ke kiri namun tak seorang pun ia temukan. Ia mengakat alisnya bingung, dibawanya kotak itu ke dalam kamar. Karena penasaran,gadis itu segera membuka kotak berwarna baby pink itu. Tutup kotak terbuka,menampilkan sebuah benda berukuran sedang yang membuat Gisella tersenyum miring.
" Dinosaurus?, lucu juga" ucapnya senang.
Ya,isi kotaknya adalah sebuah boneka dinosaurus berwanrna pink dan ujung ekornya berwarna kuning cerah.
"Tapi dari siapa ya?" tanya nya heran.
Tak mau berpikir panjang ia mengambil bonekanya dan memeluknya,membawanya ke dalam tidur.Haii readersss👋👋
Jangan lupa tinggalkan vote, komen juga boleehhh:)).
Author lupa kemarin ga sempet nulis note di akhir cerita yang masih seumur jagung ini. Im so sorry:(.
Gimana nihh ceritanya? Ga jelas ya? Maaf dehh. Skip~~~Kira-kira boneka dinosaur nya dari siapa tuhh:p alur nya belum terlalu nonjol karena memang author buat kaya gitu dan kemudian part selanjutnya udah mulai nonjol. So, see you guysss👋

KAMU SEDANG MEMBACA
Kakel
Teen Fictionjika aku tahu kamu akan jadi sedingin ini aku bisa belajar bagaimana cara menghangatkan. Tapi ini terlambat,,kamu sudah menjadi dingin sedangkan aku belum belajar cara mengahangatkan.